Toksisitas Ekstrak Serai Wangi Dan Selasih Ungu Terhadap Ulat Grayak Frugiperda (Spodoptera Frugiperda J.E Smith) Hama Baru Tanaman Jagung

ARUM SEKAR WANGI (2023) Toksisitas Ekstrak Serai Wangi Dan Selasih Ungu Terhadap Ulat Grayak Frugiperda (Spodoptera Frugiperda J.E Smith) Hama Baru Tanaman Jagung. Undergraduate Theses thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Arum Sekar Wangi (E 281 17 056) Toksisitas Ekstrak Serai Wangi dan Selasih Ungu Terhadap Ulat Grayak Frugiperda (Spodoptera frugiperda J.E Smith) Hama Baru Tanaman Jagung (Dibimbing oleh Bapak Prof.Dr. Shahabuddin, M.Si dan Dr.Ir. Moh. Hiban Toana, M.Si., 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas ekstrak minyak atsiri Serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan Selasih ungu (Ocimum sanctum L.) berdasarkan nilai LC50. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Donggala untuk proses penyulingan. Proses pemeliharaan larva dan pengujian dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako pada bulan Maret sampai bulan Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi dan 4 ulangan, dan setiap perlakuan menggunakan 15 ekor larva Spodoptera frugiperda instar III. Konsentrasi serai wangi yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15?n 20%. Konsentrasi selasih ungu yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 1%, 2%, 4?n 6%. Jika perlakuan berpengaruh nyata, maka akan dilakukan uji lanjut menggunakan uji lanjut Duncan. Variabel pengamatan yaitu gejala kematian dan mortalitas larva. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak minyak atsiri serai wangi dan selasih ungu menyebabkan terjadinya perubahan warna kulit pada tubuh larva uji, yaitu menjadi warna coklat kehitaman, menjadi keriput, lunak dan mengeluarkan cairan. Toksisitas larva (LC50) menunjukan bahwa konsentrasi 0.86 ml pada serai wangi dan 0.19 ml pada selasih ungu dapat menyebabkan kematian setengah jumlah larva uji. Mortalitas larva dari perlakuan ekstrak menunjukan hasil bahwa semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka semakin meningkat jumlah mortalitas larva. Oleh karena itu, ekstrak minyak atsiri Serai wangi dan Selasih ungu dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati.

Item Type: Thesis (Undergraduate Theses)
Subjects: University Structure > Faculty of Agriculture > Agrotechnology
S1 - Undergraduate Thesis > Faculty of Agriculture > Agrotechnology
Divisions: Faculty of Agriculture > Agrotechnology
Tadulako Subject Areas > S1 - Undergraduate Thesis > Faculty of Agriculture > Agrotechnology
Depositing User: system estd estd
Date Deposited: 01 Feb 2023 07:03
Last Modified: 01 Feb 2023 06:35
URI: http://repository.untad.ac.id/id/eprint/12674

Actions (login required)

View Item View Item