KESIAPSIAGAAN PENDUDUK TERHADAP BENCANA GELOMBANG PASANG DI DESA LEMBASADA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA

Haerunnas (2020) KESIAPSIAGAAN PENDUDUK TERHADAP BENCANA GELOMBANG PASANG DI DESA LEMBASADA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA. Undergraduate Theses thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Haerunnas, 2019. Kesiapsiagaan Penduduk terhadap Bencana Gelombang Pasang di Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Lilik Prihadi Utomo dan (2) Aziz Budianta, Penelitian bertujuan untuk menginventarisasi pengalaman masyarakat Desa Lambasada terhadap bencana gelombang pasang; serta mengukur pengetahuan masyarakat Desa Lambasada tentang mitigasi bencana; mengukur kesiapsiagaan masyarakat Desa Lambasada terhadap bencana gelombang pasang. Jenis penelitian ini adalah penelitian survai. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat Desa Lembasada yang berjumlah 335 KK, dengan sampel sebanyak 34 KK. Hasil penelitian dapat dilihat dari jawaban penduduk pada kuisioner yang disebar oleh peneliti. Dalam kuisioner dibagi 4 parameter keiapsiagaan yaitu parameter pengetahuan tentang bencana, parameter tanggap darurat, parameter peringatan bencana, dan parameter mobilisasi sumber daya, guna menilai jawaban penduduk perparameter, dari setiap parameter tersebut dihitung lagi dengan menggunakan rumus indeks kesiapsiagaan gabungan untuk mendapatkan hasil atau nilai tingkat kesiapsiagaan penduduk dalam menghadapi bencana gelombang pasang di Desa Lembasada Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan tingkat kesiapsiagaan penduduk dan wawancara penduduk, menunjukan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gelombang pasang aspek pengetahuan tentang bencana dikategorikan siap yakni 68%, rencana tanggap darurat dikategorikan hampir siap yakni 62%, aspek peringatan bencana dikategorikan hampir siap yakni 56%, dan aspek mobilisasi sumber daya dikategorikan kurang siap yakni 42%. Berdasarkan hasil penelitian penduduk Desa Lembasada sering terjadi bencana gelombang pasang ditahun 2014 sampai tahun 2017 terakhir. Kejadian gelombang pasang yang cukup parah pada penghujung tahun 2017 sehingga mengakibatkan kerusakan lahan dan bangunan, serta kehilangan harta benda. Dalam aspek pengetahuan penduduk berada pada kategori siap. Aspek rencana tanggap darurat penduduk Desa Lembasada berada pada kategori hampir siap. Aspek peringatan dini penduduk termasuk dalam kategori hampir siap dikarenakan kurangnya pemberitahuan yang diterima penduduk tentang waktu terjadinya bencana gelombang pasang dari pemerintah setempat, namun jika ada peringatan tentang kemungkinan terjadinya bencana gelombang pasang penduduk sudah siap untuk melakukan tindakan-tindakan yang dilakukan untuk menghadapi bencana gelombang pasang. dan aspek mobilisasi sumber daya penduduk masih kurang siap yang mengikuti sosialisasi/pertemuan mengenai kewaspadaan terhadap bencana gelombang pasang. Kata Kunci : kesiapsiagaan, penduduk,bencana alam, gelombang pasang.

Item Type: Thesis (Undergraduate Theses)
Subjects: University Structure > Faculty of Teacher Training and Education > Geography Education
S1 - Undergraduate Thesis > Faculty of Teacher Training and Education > Geography Education
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Geography Education
Tadulako Subject Areas > S1 - Undergraduate Thesis > Faculty of Teacher Training and Education > Geography Education
Depositing User: system estd estd
Date Deposited: 13 Feb 2020 07:03
Last Modified: 13 Feb 2020 06:35
URI: http://repository.untad.ac.id/id/eprint/3388

Actions (login required)

View Item View Item