Peren Kelompok Tani Hutan Dalam Kegiatan Rehabilitasi Lahan Pola Agroforestry Di Kelurahan Sawidago Kabupaten Poso

MOHAMAD NAZMUL (2026) Peren Kelompok Tani Hutan Dalam Kegiatan Rehabilitasi Lahan Pola Agroforestry Di Kelurahan Sawidago Kabupaten Poso. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Rehabilitasi hutan dan lahan merupakan upaya strategis untuk mempertahankan fungsi hutan dan lahan, Kegiatan ini memerlukan jangka waktu yang sangat lama untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi daerah aliran sungai sehingga daya dukung, produktivitas penyangga kehidupan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan peran Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam kegiatan rehabilitasi lahan pola agroforestry di Kelurahan Sawidago, Kabupaten Poso. Rehabilitasi lahan merupakan upaya penting dalam memulihkan fungsi ekologis dan produktivitas lahan, yang keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh keterlibatan masyarakat.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli sampai desember 2024 di Kelurahan Sawidago Kabupaten Poso. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 22 responden yang tergabung dalam KTH. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan wawancara, dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling, dimana responden sebagai informan kunci (key informan) yaitu mereka yang mengetahui dan memiliki informasi pokok penelitian. Data dianalisis dengan metode teknik pengukuran modifikasi skala likert dengan penskalaan 1-3-5. Semua data yang diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategorinya, kemudian mencari hubungan-hubungan dengan kategori yang lain agar tergambar tingkat pengetahuan dan peran KTH dalam kegiatan rehabilitasi lahan pola agroforestry.
Berdasarkan hasil penelitian tingkat pengetahuan KTH berada pada kategori sedang, khususnya pada pemahaman program rehabilitasi, daerah aliran sungai (DAS), dan pengelolaannya. Namun, pada aspek pengetahuan tanaman dan pemanfaatan agroforestry, KTH berada pada kategori tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa anggota kelompok telah memiliki pemahaman dasar, tetapi masih memerlukan peningkatan pada aspek teknis dan pengelolaan yang lebih mendalam. ementara itu, peran KTH dalam kegiatan rehabilitasi lahan tergolong tinggi pada seluruh tahapan, mulai dari pembentukan kelompok, penyusunan program kerja, penetapan lahan, hingga pengambilan keputusan. Tingginya peran ini menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan agar pengetahuan KTH sejalan dengan tingginya tingkat peran yang telah dimiliki.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 07 Apr 2026 06:16
Last Modified: 07 Apr 2026 06:16
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154336
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item