SRI RAHMAYANI (2026) REFORMULASI UNDANG-UNDANG NARKOTIKA DALAM LEGALISASI PENGGUNAAN GANJA SEBAGAI BAHAN PENGOBATAN MEDIS DI INDONESIA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Sri Rahmayani, D 101 21 241, Reformulasi Undang-Undang Narkotika Dalam
Legalisasi Penggunaan Ganja Sebagai Bahan Pengobatan Medis di Indonesia,
Pembimbing I: H. Amiruddin Hanafi, Pembimbing II: Fidyah Faramita
Utami.
Penelitian ini mengkaji urgensi reformulasi Undang-Undang Narkotika di
Indonesia, khususnya terkait dengan legalisasi penggunaan ganja sebagai bahan
pengobatan medis di Indonesia. Ganja, yang saat ini diklasifikasikan sebagai
Narkotika Golongan I, memiliki potensi medis yang signifikan dalam mengobati
berbagai kondisi medis kesehatan. Namun, undang-undang yang berlaku saat ini
menghambat pemanfaatan ganja untuk tujuan medis. Penelitian ini juga
mengidentifikasi dan menganalisis implementasi yuridis yang dihadapi dalam
upaya legalisasi ganja sebagai bahan pengobatan medis. Metode penelitian yang
digunakan adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
reformulasi undang-undang narkotika diperlukan untuk memberikan kepastian
hukum dan pengaturan yang jelas mengenai penggunaan ganja untuk keperluan
medis, maka dari itu perlu dilakukan program penelitian resmi dan Undang-Undang
Narkotika perlu direvisi karena sudah tidak relevan dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Selain itu, implementasi yuridis legalisasi ganja sebagai
bahan pengobatan medis akan menghadapi tantangan terkait dengan pengaturan,
pengawasan, dan penyalahgunaan.
Kata Kunci : Legalisasi Ganja; Pengobatan Medis, Reformulasi UndangUndang Narkotika
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 01:30 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 01:30 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154365 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

