PENANGANAN SANITASI LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHODOPI KABUPATEN MOROWALI PROVINSI SULAWESI TENGAH

AKBAR (2026) PENANGANAN SANITASI LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHODOPI KABUPATEN MOROWALI PROVINSI SULAWESI TENGAH. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
AKBAR. Penanganan Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Bahodopi Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Dibimbing Oleh Miswan dan Musjaya M. Guli
Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Tesis, Desember 2025

Latar Belakang Sanitasi lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Bahodopi menghadapi tantangan serius akibat pesatnya perkembangan industri dan tingginya mobilisasi penduduk. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya permasalahan sanitasi seperti keterbatasan akses air bersih, pembuangan sampah, dan pengelolaan limbah cair. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku sanitasi masyarakat serta merumuskan strategi penanganan berbasis masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei pada 98 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik Proportional Stratified Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Model (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi penanganan sanitasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap merupakan faktor paling berpengaruh terhadap perilaku sanitasi lingkungan dengan kofisien 0.58, sementara pengetahuan lingkungan 0.15, pengetahuan sanitasi lingkungan 0.00, dan pendapatan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan -0.01. Analisis univariat juga menunjukkan bahwa 50% responden memiliki pengetahuan sangat tinggi, namun hanya 24% responden yang memiliki perilaku sangat baik dalam penanganan sanitasi lingkungan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa wilayah kerja Puskesmas Bahodopi memiliki kapasitas internal yang kuat dan peluang eksternal yang besar, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi diversifikasi untuk penanganan air limbah domestik serta strategi agresif untuk permasalahan persampahan dan drainase. Kesimpulan, peningkatan sanitasi lingkungan membutuhkan penguatan sikap dan norma sosial, dukungan infrastruktur, serta strategi terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

Kata Kunci : Sanitasi Lingkungan, Perilaku Masyarakat, SEM, SWOT, Puskesmas Bahodopi

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Divisions: Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 14 Apr 2026 05:16
Last Modified: 14 Apr 2026 05:16
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154542
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item