GAMBARAN SELF MANAGEMENT PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BULILI

MOH. AKRAM DJAMALUDIN (2026) GAMBARAN SELF MANAGEMENT PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BULILI. Diploma thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
GAMBARAN SELF MANAGEMENT PADA LANSIA PENDERITA
DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA
UPTD PUSKESMAS BULILI
MOH. AKRAM DJAMALUDIN (2026)
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan
pengelolaan mandiri (self management) secara berkelanjutan untuk mencegah komplikasi. Self
management meliputi pengaturan pola makan, latihan fisik, perawatan kaki, kepatuhan minum
obat, dan monitoring gula darah. Kurangnya pengelolaan diri dapat meningkatkan risiko
komplikasi jangka panjang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self
management pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain
deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 80 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin
dengan tingkat kesalahan (Ne2
) 0,1 atau 10%. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara
univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self
management dalam kategori buruk yaitu 43 orang (53,8%), sedangkan kategori baik sebanyak 37
orang (46,3%). Pada aspek self management, mayoritas responden memiliki kategori buruk pada
pengaturan pola makan 54 orang (67,5%), minum obat 45 orang (56,3%), dan seluruh responden
sebanyak 80 orang (100%) tidak melakukan monitoring gula darah dengan baik. Self management
kategori buruk lebih banyak ditemukan pada responden usia >60 tahun sebanyak 56 orang (70,0%),
perempuan sebanyak 59 orang (73,8%), pendidikan SD sebanyak 23 orang (28,7%), tidak
bekerja/lainnya sebanyak 42 orang (52,5%), serta lama menderita DM Tipe 2 selama 1–5 tahun
sebanyak 39 orang (48,8%). Kesimpulan: Gambaran self management pada penderita diabetes
melitus tipe 2 masih didominasi kategori buruk, terutama pada monitoring gula darah dan pola
makan. Saran: Diharapkan agar penelitian ini dapat menjadi gambaran pada pasien dan keluarga
pasien tentang pentingnya melakukan self management untuk mengkontrol kadar gula darah
sehingga pasien akan termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat.
Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, Self management

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kedokteran > D3 Ilmu Keperawatan
R Medicine > D3 Ilmu Keperawatan
Divisions: Fakultas Kedokteran > D3 Ilmu Keperawatan
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > D3 Ilmu Keperawatan
Date Deposited: 21 Apr 2026 02:48
Last Modified: 21 Apr 2026 02:48
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154606
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item