Tindak Tutur Direktif Dalam Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Kota Palu

HUSNUL KHATIMA (2026) Tindak Tutur Direktif Dalam Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Kota Palu. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kota Palu merupakan ruang urban multietnis dan multibahasa yang mempertemukan penutur berlatar Kaili, Bugis, dan Jawa dalam interaksi sehari-hari. Dalam konteks ini, tindak tutur direktif rentan menimbulkan salah paham antarbudaya karena menuntut respons dan berpotensi mengancam “muka” mitra tutur bila tidak disampaikan dengan strategi kesantunan yang sesuai norma budaya. Namun, kajian tindak tutur direktif di Indonesia masih dominan dilakukan pada komunitas relatif homogen atau konteks kelas, sehingga bukti empirik dari interaksi antarbudaya yang berlangsung alami di ruang publik perkotaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam komunikasi antarbudaya masyarakat Kota Palu serta menjelaskan kaitannya dengan Kompetensi Komunikatif Antarbudaya (KKA). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa tuturan lisan yang terjadi secara alami di dua arena komunikasi antarbudaya (pasar dan kampus), dikumpulkan melalui observasi, simak bebas libat cakap, perekaman, dan pencatatan. Tiga puluh tuturan direktif dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan enam bentuk direktif (permintaan, perintah, pertanyaan, larangan, pemberian izin, nasihat) dan sebelas fungsi (mengharap, memohon, menyuruh, menginstruksikan, menyilakan, bertanya, mencegah, melarang, mengizinkan, menyarankan, mendorong). Temuan menegaskan peran partikel etnis dan sapaan sebagai strategi mitigasi dan menunjukkan bahwa ICC (kompetensi sosiolinguistik, strategis, gramatikal, dan wacana) memengaruhi produksi direktif serta strategi perbaikan ketika terjadi ketidakpahaman. Secara praktis, temuan ini berdampak pada pengembangan pelatihan komunikasi antarbudaya dan pembelajaran Bahasa Indonesia agar meminimalkan kegagalan pragmatik di kelas multikultural maupun ruang publik.

Kata Kunci: Tindak tutur direktif, komunikasi antarbudaya, pragmatik, KKA, Palu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
L Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Date Deposited: 23 Apr 2026 03:48
Last Modified: 23 Apr 2026 03:48
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154666
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item