Pengelompokkan Kabupaten/Kota Di Pulau Sulawesi Berdasarkan Indikator Pembangunan Pendidikan Menggunakan Gaussian Mixture Model (GMM) Dan Analisis Biplot

LUSY SURYANI (2026) Pengelompokkan Kabupaten/Kota Di Pulau Sulawesi Berdasarkan Indikator Pembangunan Pendidikan Menggunakan Gaussian Mixture Model (GMM) Dan Analisis Biplot. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Namun, kesenjangan pembangunan pendidikan masih terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pengelompokkan kabupaten/kota di Pulau Sulawesi berdasarkan indikator pembangunan pendidikan. Metode yang digunakan adalah Gaussian Mixture Model (GMM) untuk membentuk klaster secara probabilistik dan analisis biplot menggambarkan karakteristik klaster. Pemilihan model dilakukan menggunakan Bayesian Information Criterion (BIC), dan model terbaik adalah VVI dengan empat klaster. Klaster 1 menunjukkan capaian pendidikan rendah, yang ditunjukkan oleh posisi wilayah yang menjauhi sebagian besar indikator capaian pendidikan. Klaster 2 memiliki capaian pendidikan tinggi, dicirikan dengan tingginya Rata-rata Lama Sekolah, Harapan Lama Sekolah dan Persentase Penduduk Tamat SMA/SMK. Klaster 3 berada pada kategori rendah hingga menengah, ditandai dengan tingginya Angka Putus Sekolah dan Angka Mengulang Sekolah. Klaster 4 memiliki capaian menengah, dengan posisi wilayah berada di sekitar pusat dan sebagian searah dengan beberapa indikator pembangunan pendidikan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Statistika
Q Science > Statistika
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Statistika
Library of Congress Subject Areas > Q Science > Statistika
Date Deposited: 04 May 2026 03:45
Last Modified: 04 May 2026 03:45
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154823
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item