STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG PADA AREA TRANSPLANTASI KARANG MENGGUNAKAN METODE SPIDER WEB DI PERAIRAN DESA LABUAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA

FACHRI RAMADHAN THAMRIN (2026) STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG PADA AREA TRANSPLANTASI KARANG MENGGUNAKAN METODE SPIDER WEB DI PERAIRAN DESA LABUAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Fachri Ramadhan Thamrin-E20224024, Struktur Komunitas Ikan Karang Pada Area Transplantasi Karang Menggunakan Metode Spider Web Di Perairan Desa
Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una, di bawah bimbingan oleh Dr. Ir. Dwi Sulistiawati, M.P dan Prof. Dr. Ir. Novalina Serdiati, M.Si Degradasi terumbu karang di wilayah pesisir menyebabkan penurunan kualitas habitat dan struktur komunitas ikan karang. Salah satu upaya rehabilitasi yang dikembangkan adalah transplantasi karang menggunakan metode spider web untuk mempercepat pemulihan ekosistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan struktur komunitas ikan karang antara lokasi transplantasi karang dan lokasi tanpa transplantasi di perairan Desa Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan tiga kali monitoring menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC) pada transek sepanjang 50 m2. Parameter yang dianalisis meliputi indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dominansi (C), kelimpahan, indeks nilai penting (INP), komposisi spesies ikan karang serta pengukuran kualitas air (suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, kecerahan,
kedalaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi transplantasi karang memiliki indeks keanekaragaman tinggi dengan nilai H’ sebesar 3,62–3,69, sedangkan lokasi nontransplantasi memiliki nilai H’ lebih rendah yaitu 1,80–2,47. Indeks keseragaman pada lokasi transplantasi tergolong stabil (E = 0,99–1,00), sementara lokasi nontransplantasi berada pada kategori labil hingga stabil (E = 0,62–0,84). Nilai indeks dominansi di lokasi transplantasi tergolong rendah (C = 0,026–0,027) dibandingkan lokasi nontransplantasi (C = 0,160–0,238). Kelimpahan ikan karang di lokasi transplantasi meningkat dari 3,30 meningkat 5,98 ind/m², lebih tinggi dibandingkan lokasi nontransplantasi yang berkisar 2,30–3,10 ind/m².
Nilai INP pada lokasi transplantasi lebih rendah (7,57) dibandingkan nontransplantasi (14,82), menunjukkan distribusi spesies yang lebih merata, pada komposisi ikan karang pada lokasi transplantasi jumlah famili dari 38 spesies meningkat menjadi 41 spesies, sedangkan pada lokasi non transplantasi jumlah spesies ikan karang dari 25 menurun 19 spesies. Hasil nilai kualitas air pada lokasi
transplantasi karang Suhu 29,2-30,1o C, Salinitas 32-34 ppt, pH 7,5-7,87, Kecepatan Arus 0,15-0-40 m/s, Kedalaman 7,1-8,3 meter dan Kecerahan 100%, sedangkan
hasil nilai kualitas pada lokasi nontransplantasi karang Suhu 28,5-30,2 oC, Salinitas 34-34 ppt, pH 7,2-7,57, DO 4,96-5,8, Kecepatan arus 0,28-0,29 m/s, Kedalaman
7,4-8,3 meter dan Kecerahan 100%. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua lokasi (p<0,05). Disimpulkan bahwa transplantasi karang menggunakan metode spider web efektif meningkatkan keanekaragaman, kelimpahan, dan kestabilan komunitas ikan karang serta mendukung pemulihan ekosistem terumbu karang.

Kata kunci: Ikan Karang, Metode Spider Web, Terumbu Karang, Transplantasi Karang

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian
S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian
Date Deposited: 05 May 2026 05:33
Last Modified: 05 May 2026 05:33
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154867
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item