ANALISIS KUALITAS GULA CETAK KELAPA DALAM (Cocos Nucifera L) DAN KELAPA HIBRIDA (Cocos Nucifera L.) DARI DESA NAMBARU KABUPATEN PARIGI MOUTONG

NURAFNI M. ALI (2026) ANALISIS KUALITAS GULA CETAK KELAPA DALAM (Cocos Nucifera L) DAN KELAPA HIBRIDA (Cocos Nucifera L.) DARI DESA NAMBARU KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nira kelapa merupakan cairan yang dihasilkan dari manggar (bunga) kelapa. Kelapa mulai dapat disadap umur 6 tahun sampai 8 tahun dan dapat menghasilkan nira selama 25 sampai 30 tahun. Umur pohon kelapa juga menentukan nira yang dihasilkan, pohon yang tua cenderung menghasilkan nira lebih sedikit dibandingkan dengan pohon yang berumur lebih muda. Dalam keadaan segar nira mempunyai rasa manis berbau harum dan tidak berwarna. Nira kelapa ini merupakan bahan baku untuk pembuatan gula kelapa.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Desember 2025 sampai dengan Februari 2026. Pengujian kualitas kedua gula cetak dilakukan di Laboratorium UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang. Penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif, dengan membandingkan dua sampel gula cetak yaitu gula kelapa dalam dan gula kelapa hibrida yang berasal dari Desa Nambaru. Setiap sampel gula cetak dianalisis sebanyak tiga kali ulangan (triplo) untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. Selanjutnya, nilai rata-rata dari setiap parameter dibandingkan dengan standar mutu yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 3743-2021.
Mutu kimia gula cetak kelapa dalam dan kelapa hibrida yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar sukrosa dan kadar gula pereduksi berada pada kisaran kadar air 8,71-8,98%, kadar abu 1,95-2,09%, kadar sukrosa 84,59-79,86?n kadar gula pereduksi 2,91-3,20%. Seluruh parameter tersebut telah memenuhi standar SNI 3743-2021. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat diketahui bahwa kedua jenis gula cetak tersebut telah memenuhi persyaratan mutu SNI 3743-2021. Namun, gula cetak yang dihasilkan dari kelapa dalam memiliki kualitas yang relatif lebih baik dibandingkan dengan gula cetak dari kelapa hibrida berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, kadar sukrosa, dan kadar gula pereduksi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 07 May 2026 04:09
Last Modified: 07 May 2026 04:09
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154941
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item