Perbandingan Metode OPTCIS Dan HDBSCAN Dalam Clustering Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Jumlah Tenaga Kesehatan

SELFIANI (2026) Perbandingan Metode OPTCIS Dan HDBSCAN Dalam Clustering Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Jumlah Tenaga Kesehatan. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Ketimpangan distribusi tenaga kesehatan masih menjadi permasalahan penting di
Indonesia karena berdampak pada akses dan kualitas layanan kesehatan
antarwilayah. Kondisi ini mendorong perlunya analisis untuk mengidentifikasi pola
pengelompokan provinsi berdasarkan ketersediaan tenaga kesehatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia menggunakan metode
berbasis kepadatan, yaitu OPTICS dan HDBSCAN. Kedua metode dipilih karena
mampu menangani variasi kepadatan data serta mendeteksi data menyimpang
(noise) tanpa memaksakan seluruh observasi masuk ke dalam cluster. Evaluasi
dilakukan menggunakan Silhouette Coefficient. Data yang digunakan merupakan
data sekunder tahun 2024 dari laman web Badan Pusat Statistik dan Kementerian
Kesehatan dengan 12 variabel yang telah distandardisasi menggunakan z-score.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa OPTICS menghasilkan 2 cluster dan 23 noise
dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,7309, sedangkan HDBSCAN menghasilkan 2 cluster dan 14 noise dengan nilai 0,5242. Hasil ini menunjukkan
bahwa OPTICS memberikan kualitas cluster yang lebih baik dalam
menggambarkan perbedaan ketersediaan tenaga kesehatan antarprovinsi di
Indonesia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Statistika
Q Science > Statistika
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Statistika
Library of Congress Subject Areas > Q Science > Statistika
Date Deposited: 07 May 2026 04:41
Last Modified: 07 May 2026 04:41
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154942
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item