NILAI PANCASILA DALAM TRADISI GABU DI KALANGAN ETNIK TAJIO DESA POSONA KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG

NURHALIZA (2026) NILAI PANCASILA DALAM TRADISI GABU DI KALANGAN ETNIK TAJIO DESA POSONA KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nurhaliza, 2026. “Nilai Pancasila dalam Tradisi Gabu di Kalangan Etnik Tajio Desa Posona Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong”. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing: Sunarto Amus Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pelaksanaan tradisi Gabu di kalangan etnik Tajio Desa Posona Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong dan (2) nilai-nilai Pancasila yang tercermin dalam tradisi Gabu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta anggota Wanita Islam Al-Khairaat (WIA) Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Gabu dilaksanakan secara bertahap mulai dari hari ketiga hingga hari ke-104 setelah kematian, yang dipusatkan di rumah keluarga almarhum. Pelaksanaannya melibatkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan doa bersama, tahlilan, serta gotong royong dalam menyiapkan perlengkapan dan konsumsi. Tradisi ini mengandung nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai Ketuhanan Yang Maha Esa melalui doa dan tahlilan, nilai Kemanusiaan melalui sikap empati dan saling membantu, nilai Persatuan melalui kerja sama masyarakat tanpa membedakan latar belakang, nilai Kerakyatan melalui musyawarah dalam menentukan pelaksanaan kegiatan, serta nilai Keadilan Sosial melalui pembagian tugas dan konsumsi secara merata. Dengan demikian, tradisi Gabu tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai Pancasila serta solidaritas sosial masyarakat etnik Tajio di Desa Posona. Tradisi ini juga memperlihatkan pentingnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya lokal serta memperkuat hubungan sosial antarwarga sehingga tetap lestari di tengah perubahan sosial masyarakat modern saat ini dan dapat diwariskan kepada generasi muda selanjutnya. Kata Kunci: Etnik Tajio, Nilai Pancasila, Tradisi Gabu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan
L Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan
Date Deposited: 11 May 2026 03:37
Last Modified: 11 May 2026 03:37
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154975
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item