ANALISIS KRIMINOLOGI TERHADAP PENGULANGAN KEJAHATAN OLEH NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A PALU

I MADE SUDIASA (2026) ANALISIS KRIMINOLOGI TERHADAP PENGULANGAN KEJAHATAN OLEH NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A PALU. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
I MADE SUDIASA (D10224008). Analisis Kriminologi Terhadap Pengulangan
Kejahatan Oleh Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A
Palu. Dimbing oleh Nurhayati (Pembimbing Utama) dan Gunawan Arifin
(Pembimbing Anggota).
Latar Belakang: Tindak pidana narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang
mengancam fondasi peradaban bangsa. Meskipun sistem pemasyarakatan di
Indonesia berlandaskan filosofi rehabilitasi sesuai UU No. 22 Tahun 2022, angka
residivisme narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palu tetap
tinggi. Fenomena ini menjadi ironi karena narapidana, khususnya bandar dan
pengedar, seringkali tetap mampu mengendalikan bisnis ilegal mereka dari balik
jeruji besi melalui pemanfaatan teknologi dan celah dalam
pengawasan. Kondisi overcapacity yang mencapai 72% kasus narkotika di Lapas
Palu semakin memperburuk situasi, mengubah Lapas menjadi tempat pertukaran
keahlian kriminal antar-narapidana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis alasan utama terjadinya kejahatan narkotika berulang (residivisme) di
Lapas Kelas II A Palu serta mengidentifikasi faktor-faktor kriminogenik yang
memengaruhi narapidana untuk kembali melakukan kejahatan tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan
campuran (mix methods), yang menggabungkan analisis kuantitatif dan
kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 32 responden
dari total populasi 156 narapidana residivis, observasi partisipatif, serta studi
dokumentasi. Analisis data kualitatif dilakukan untuk memahami fenomena secara
mendalam, sementara data kuantitatif diolah melalui analisis statistika korelasional
dan regresi untuk melihat keterkaitan antarfaktor. Kesimpulan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa residivisme didorong oleh faktor internal dan
eksternal. Secara internal, narapidana menggunakan

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Date Deposited: 11 May 2026 06:21
Last Modified: 11 May 2026 06:21
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154990
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item