DEMOKRASI DELIBERATIF DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA LABONU KECAMATAN BASIDONDO KABUPATEN TOLI TOLI

NI KOMANG PUTRI PERTIWI (2026) DEMOKRASI DELIBERATIF DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA LABONU KECAMATAN BASIDONDO KABUPATEN TOLI TOLI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Ni Komang Putri Pertiwi, Nomor Stambuk B 401 22 054, dengan judul skripsi “Demokrasi Deliberatif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Labonu Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli”, di bawah bimbingan Bapak M. Nur Alamsyah selaku pembimbing utama dan Ibu Rusmawaty Bte Rusdin selaku pembimbing pendamping. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan demokrasi deliberatif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Labonu berdasarkan tiga aspek Carson dan Hartz-Karp (2005), yaitu inklusivitas (inclusiveness), musyawarah (deliberation), dan pengaruh (influence). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 7 informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Musrenbangdes di Desa Labonu belum berjalan secara optimal, pada aspek inklusivitas masih terdapat keterbatasan dalam pelibatan beberapa kelompok seperti perempuan, pemuda dan kelompok masyarakat lainnya. Pada aspek musyawarah, proses dialog dan pertukaran gagasan telah berlangsung, meskipun dinamika diskusi belum sepenuhnya mencerminkan kesetaraan partisipasi antar peserta masih di dominasi oleh kelompok tertentu dan perangakat formal desa. Sementara itu, pada aspek pengaruh, sebagian aspirasi masyarakat telah terakomodasi dalam program pembangunan, namun keterkaitan antara perencanaan dan realisasi program masih memerlukan penguatan agar partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Musrenbangdes di Desa Labonu mencerminkan praktik demokrasi deliberatif yang masih terbatas (limited deliberative democracy), di mana forum telah berjalan secara prosedural, tetapi belum sepenuhnya substantif. Diperlukan penguatan transparansi, perluasan partisipasi, peningkatan kualitas dialog melalu program pendidikan politik dan peningkatan literasi partisipatif bagi masyarakat desa agar proses perencanaan pembangunan desa lebih inklusif dan responsif.

Kata Kunci: Demokrasi Deliberatif, Musrenbangdes, Inklusivitas, musyawarah, pengaruh

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Library of Congress Subject Areas > J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Date Deposited: 12 May 2026 02:46
Last Modified: 12 May 2026 02:46
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155016
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item