VIVIN ELFITRIYAH HS (2026) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL KUKUSA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORATIF SISWA SD INPRES 1 INTI BANTAYA. Magister thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Vivin Elfitriyah HS, A20224018 Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan
Lokal KUKUSA Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kolaboratif Siswa
SD Inpres 1 Inti Bantaya. Pembimbing: Kasmudin Mustapa, Pembimbing
Anggota: Afadil
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis
kearifan lokal KUKUSA (Kukita Kutima Sampa) yang valid, praktis, dan efektif
dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaborasi siswa sekolah
dasar. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation) dengan desain penelitian One Group
Pretest-Posttest yang dilaksanakan di SD Inpres 1 Inti Bantaya, Kabupaten Parigi
Moutong, Sulawesi Tengah. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli,
observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes keterampilan berpikir kreatif dan
lembar observasi keterampilan kolaborasi. Analisis data mencakup analisis
kevalidan, kepraktisan, keefektifan melalui effect size Cohen's d, serta analisis
peningkatan per aspek keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bahan
ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan dengan rerata skor 3,66
(91,5%) berkategori Sangat Valid; (2) Tingkat kepraktisan mencapai 84,39?rkategori Sangat Praktis, dengan persentase aktivitas guru sebesar 85,00?n
aktivitas siswa sebesar 83,77%; (3) Bahan ajar terbukti efektif meningkatkan
keterampilan berpikir kreatif dengan effect size d = 6,138 dan keterampilan
kolaborasi dengan effect size d = 2,876, keduanya berkategori efek luar biasa
besar (d > 0,80). Analisis per aspek keterampilan berpikir kreatif menunjukkan
capaian tertinggi pada aspek Keluwesan (96,67%) dan terendah pada aspek
Kelancaran, Keaslian, serta Perincian (masing-masing 93,33%), sementara aspek
Keharmonisan mencapai 94,67%. Seluruh aspek keterampilan kolaborasi berada
pada kategori Sangat Baik (81,25%–84,58%). Filosofi KUKUSA yang
menekankan keseimbangan ekologis dan tanggung jawab sosial terbukti menjadi
konteks autentik yang mengaktifkan skema kognitif-budaya siswa, sehingga nilainilai kreativitas dan kolaborasi muncul sebagai ekspresi alami dari cara pandang
ekologis siswa terhadap lingkungan sekitarnya.
Kata kunci: bahan ajar, kearifan lokal, KUKUSA, keterampilan berpikir kreatif,
keterampilan kolaborasi, IPAS, sekolah dasar
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Pendidikan Sains L Pendidikan > Magister Pendidikan Sains |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pendidikan Sains Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Magister Pendidikan Sains |
| Date Deposited: | 19 May 2026 07:53 |
| Last Modified: | 19 May 2026 07:53 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155191 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

