PERAN HUMAS PERWAKILAN KEMENDUKBANGGA PROVINSI SULAWESI TENGAH DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PILAR (PUSAT INFORMASI LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT)

MOH. AFRIZAL SALU (2026) PERAN HUMAS PERWAKILAN KEMENDUKBANGGA PROVINSI SULAWESI TENGAH DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PILAR (PUSAT INFORMASI LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Moh. Afrizal Salu B501 20 15 Peran Humas Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Tengah Dalam Mensosialisasikan Program Pilar (Pusat Informasi Layanan Pengaduan Masyarakat). Program Studi Sastra Satu Ilmu Komunikasi Jurusan Ilmu Sosisal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako di bawah bimbingan A. Febri Herawati selaku Pembimbing I dan Dyah Fitria Kartika Sari selaku Pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Humas Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dalam mensosialisasikan Program PILAR (Pusat Informasi Layanan Pengaduan Masyarakat). Program PILAR merupakan inovasi layanan pengaduan berbasis digital yang diluncurkan untuk mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Ketua Humas, staf Humas, dan penyuluh KB yang terlibat langsung dalam proses sosialisasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan teori peran Humas menurut Cutlip, Center, dan Broom sebagai kerangka analisis yang mencakup empat peran: expert prescriber, problem solving facilitator, communication facilitator, dan communication technician.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah telah menjalankan keempat peran tersebut secara cukup optimal. Sebagai expert prescriber, Humas terlibat dalam perencanaan strategi komunikasi sejak awal dengan pendekatan bertahap. Sebagai problem solving facilitator, Humas aktif menangani kendala seperti rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses internet. Sebagai communication facilitator, Humas membangun komunikasi dua arah dengan memanfaatkan penyuluh KB sebagai perpanjangan komunikasi di lapangan. Sebagai communication technician, Humas menyiapkan berbagai materi sosialisasi berupa banner, poster, barcode, serta konten media digital. Oleh karena itu, disarankan agar Humas terus memperkuat strategi komunikasi, meningkatkan pelatihan bagi penyuluh KB, serta memperluas jangkauan sosialisasi sehingga Program PILAR dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kata Kunci: Peran Humas, Sosialisasi, Program PILAR, BKKBN

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 20 May 2026 05:25
Last Modified: 20 May 2026 05:25
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155208
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item