ANALISIS WAKTU PEMULIHAN KECEPATAN KENDARAAN PLATOON AKIBAT KENDARAAN BERHENTI PADA GARIS STOP PERSIMPANGAN BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG JL SAM RATULANGI – JL CIK DITIRO)

GRACIA PAULINA MUA (2026) ANALISIS WAKTU PEMULIHAN KECEPATAN KENDARAAN PLATOON AKIBAT KENDARAAN BERHENTI PADA GARIS STOP PERSIMPANGAN BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG JL SAM RATULANGI – JL CIK DITIRO). Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Gracia, “Analisis Waktu Pemulihan Kecepatan Kendaraan Platoon Akibat Kendaraan Berhenti pada Garis Stop Persimpangan Bersinyal”. (Dibimbing oleh Taslim Bahar dan Ratnasari Ramlan).
Transportasi merupakan komponen penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi. Peningkatan jumlah kendaraan menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, tundaan, dan risiko kecelakaan. Simpang bersinyal (APILL) pada Jl. Sudirman, Jl. Sam Ratulangi, Jl. Haji Hayun, dan Jl. Cik Ditiro memiliki karakteristik geometrik dan fungsional yang berbeda karena setiap lengan jalan berada pada kewenangan dan klasifikasi jaringan jalan yang berbeda. Penelitian ini memiki tujuan untuk mengidentifikasi kinerja eksisting pada Simpang Jl. Sam Ratulangi - Jl. Cik Ditiro – Jl. Sudirman – Jl. Haji Hayun, menganalisis waktu perlambatan kendaraan yang diperlukan hingga berhenti di garis stop pada simpang APILL, menganalisis waktu pemulihan yang dibutuhkan kendaraan dalam platoon untuk bergerak dari kondisi berhenti hingga mencapai kecepatan normal dan mengkaji hubungan waktu pemulihan dan arus lalu lintas pada simpang APILL. Pengambilan data yang dilakukan yakni survei lalu lintas dan waktu kendaraan berhenti dan bergerak pada garis stop. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI). Berdasarkan analisis kinerja simpang bersinyal (APILL) simpang Jl. Sudirman – Jl. Sam Ratulangi – Jl. Cik Ditiro – Jl. Haji Hayun menunjukkan nilai yang tinggi pada jam puncak dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) pada seluruh lengan simpang melebihi 0,85. Sepeda motor memiliki waktu perlambatan rata-rata pada pagi hari 12.89 detik dan waktu rata-rata pada sore hari 11,20 detik, sementara mobil penumpang memiliki waktu perlambatan rata-rata pagi hari 16,12 detik dan waktu rata-rata pada sore hari 18,87 detik dan kendaraan berat memiliki waktu perlambatan rata-rata pada pagi hari sebesar 19 detik dan waktu rata-rata pada sore hari 23,42 detik. Sepeda motor memiliki waktu pemulihan tercepat, yaitu 12 detik pada waktu pagi dan 14 detik pada waktu sore, Mobil penumpang sebesar 14 detik pada waktu sore dan 12 detik pada waktu sore, kendaraan berat sebesar 23 detik pada waktu pagi dan 14 detik pada waktu sore. Didapatkan hubungan linear dan positif antara volume kendaraan dan waktu pemulihan kecepatan pada semua jenis kendaraan. Semakin tinggi volume lalu lintas, semakin lama waktu yang dibutuhkan kendaraan untuk kembali mencapai kecepatan normal setelah berhenti di garis stop.
Kata Kunci : Simpang Bersinyal, APILL, geometrik, platoon, PKJI, derajat kejenuhan, waktu pemulihan, waktu berhenti, garis stop.

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Teknik Sipil
Divisions: Pascasarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 25 May 2026 03:34
Last Modified: 25 May 2026 03:34
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155321
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item