WIDYA ATTIYAH RENANTA (2026) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA BURUH BAGASI DI PELABUHAN PENUMPANG PANTOLOAN KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK WIDYA ATTIYAH RENANTA, Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Buruh Bagasi Di Pelabuhan Penumpang Pantoloan Kota Palu (di bawah bimbingan Muhammad Sabri Syahrir dan Amilah Eka Putri) Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako April 2026 Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang sering terjadi pada pekerja, termasuk buruh bagasi di Pelabuhan Penumpang. Penelitian ini dilakukan pada 10 Desember 2025-12 Januari 2026 di Pelabuhan Penumpang Pantoloan, Jalan RA. Kartini No. 96, Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kecelakaan kerja sebanyak 307.747 dan disebabkan oleh kelelahan kerja sebanyak 27,8%. Kelelahan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti status gizi, beban kerja, dan masa kerja. HSSE PT. Pelindo menyatakan sebanyak 40% buruh bagasi mengeluhkan sakit punggung yang menjadi salah satu gejala umum dari kelelahan akibat beban kerja berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, beban kerja, dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada buruh bagasi di Pelabuhan Penumpang Pantoloan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 99 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi menggunakan IMT, pengukuran beban kerja melalui denyut nadi kerja, serta pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik chi-square terdapat hubungan antara beban kerja (0,034), masa kerja (0,041) dan status gizi (0,029) dengan kelelahan kerja pada buruh bagasi di Pelabuhan Penumpang Pantoloan. Berdasarkan hasil tersebut terdapat hubungan antara beban kerja, masa kerja dan status gizi terhadap kelelahan kerja. Dengan demikian, Buruh bagasi diharapkan mengatur ritme kerja dan memanfaatkan waktu istirahat secara optimal, menjaga kebugaran tubuh, beradaptasi dengan pekerjaan, serta memperhatikan pola makan untuk mencegah kelelahan. Kata Kunci : Beban Kerja, IMT, Kelelahan Kerja
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat R Medicine > Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:52 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155408 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

