ENERAPAN METODE FUZZY MAMDANI DALAM MENGONTROL KEBUTUHAN NUTRISI PADA TANAMAN HIDROPONIK

CHELSEA GLORIA PATHIBANG (2026) ENERAPAN METODE FUZZY MAMDANI DALAM MENGONTROL KEBUTUHAN NUTRISI PADA TANAMAN HIDROPONIK. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang pertanian mendorong penerapan sistem
hidroponik yang memerlukan pengelolaan nutrisi secara tepat untuk menunjang
pertumbuhan tanaman. Permasalahan yang sering dihadapi adalah ketidaktepatan
dalam pengontrolan kadar nutrisi, pH, dan suhu air yang masih dilakukan secara
manual. Oleh karena itu, diperlukan sistem otomatis yang mampu mengontrol dan
memonitor kondisi tersebut secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang sistem pengontrolan kebutuhan nutrisi pada tanaman hidroponik
menggunakan metode Fuzzy Mamdani. Sistem menggunakan sensor Total
Dissolved Solids (TDS) untuk mengukur konsentrasi nutrisi, sensor pH-4502C
untuk mengukur tingkat keasaman, serta sensor suhu DS18B20 untuk memantau
suhu air. Data yang diperoleh diproses menggunakan Raspberry Pi melalui tahapan
fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi metode centroid untuk menghasilkan output
berupa durasi pemberian nutrisi secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan
bahwa sistem memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dengan akurasi sensor TDS
sebesar 99,973%, sensor pH sebesar 99,945%, dan sensor suhu sebesar 98,871%.
Rata-rata error sistem sebesar 0,0685%. Dengan demikian, sistem mampu
meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan nutrisi tanaman
hidroponik.
Kata Kunci: Hidroponik, Fuzzy Mamdani, Nutrisi, Raspberry Pi, Sensor TDS, pH,
Suhu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Elektro
T Technology > Teknik Elektro
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Elektro
Date Deposited: 03 Jun 2026 06:37
Last Modified: 03 Jun 2026 06:37
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155456
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item