MUTHIA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN MANGROVE BERKELANJUTAN DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI KABUPATEN DONGGALA. Doktoral thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Muthia (2025) Nomor Induk Mahasiswa B10323011. Implementasi
Kebijakan Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan dalam Upaya Mewujudkan
Sustainable Development Goals di Kabupaten Donggala. Dibimbing oleh promotor
Slamet Riadi, Ko-Promotor I Mustainah, Ko-Promotor II Isbon Pageno.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis implementasi
kebijakan pengelolaan mangrove berkelanjutan di Kabupaten Donggala
berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pengelolaan
Mangrove Berkelanjutan, yang difokuskan pada tiga indikator utama yaitu isi
kebijakan (policy content), format/struktur komunikasi (transmission structure),
dan reputasi aktor (reputation of implementing actors). Oleh karena itu teori yang
digunakan adalah model implementasi kebijakan publik yang dikemukakan oleh
Malcolm Goggin (1990).
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif
untuk menggambarkan fenomena secara mandalam. Penelitian ini berlokasi di
Kabupaten Donggala. Penentuan informan diterapkan secara purposive. Sumber
data meliputi data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data terdiri
dari tiga alur kegiatan yang terjadi bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data dan
penarikan Kesimpulan/verivikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan
mangrove berkelanjutan di kabupaten Donggala belum optimal. Meskipun isi
kebijakan telah mencerminkan komitmen normatif terhadap pengelolaan mangrove
secara berkelanjutan. Namun, struktur komunikasi antar pemangku kepentingan
masih bersifat sektoral dan tidak terintegrasi, sementara reputasi aktor pelaksana
menunjukkan adanya kesenjangan kepercayaan antara masyarakat pesisir dan
pemerintah daerah, di mana aktor non-pemerintah seperti LSM dan komunitas lokal
lebih mendapatkan legitimasi sosial dibandingkan dengan pemerintah daerah.
Kebaruan (novelty) penelitian ini adalah hadirnya indikator Koordinasi dalam
menunjang keberhasilan implementasi kebijakan. Indikator ini belum tercakup
dalam indikator klasik teori Malcolm Goggin, sehingga diusulkan untuk menunjang
dalam sektor pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Kabupaten
Donggala.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan,
Sustainable Development Goals, Kabupaten Donggala.
| Item Type: | Thesis (Doktoral) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Doktoral Ilmu Sosial |
| Divisions: | Pascasarjana > Doktoral Ilmu Sosial |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 02:57 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 02:57 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155531 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

