-, YAHYA RIZKIANDRA SURYATAMA (2026) PERSEPSI MASYARAKAT PULAU PANGALASIANG TENTANG PROGRAM KONSERVASI YAYASAN RUMAH BAHARI GEMILANG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
PERSEPSI MASYARAKAT PULAU PANGALASIANG TENTANG PROGRAM KONSERVASI YAYASAN RUMAH BAHARI GEMILANG - Yahya Tama.pdf
Restricted to Registered users only until 15 June 2031.
Download (4MB)
Abstract
ABSTRAK
Yahya Rizkiandra Suryatama (B50122021), Program Studi Ilmu
Komunikasi Konsentrasi Public Relation Universitas Tadulako. Skripsi
berjudul Persepsi Masyarakat Pulau Pangalasiang tentang Program
Konservasi Yayasan Rumah Bahari Gemilang. Dibimbing oleh Israwaty
Suriady selaku Pembimbing I dan Dwi Rohma Wulandari selaku Pembimbing
II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Pulau
Pangalasiang tentang program konservasi yang dilaksanakan oleh Yayasan Rumah
Bahari Gemilang (Rubalang). Metode penelitian menggunakan tipe deskriptif
dengan pendekatan kuantitatif, mengacu pada teori persepsi Mulyana yang terdiri
atas tiga dimensi: sensasi, atensi, dan interpretasi. Sampel penelitian berjumlah 81
responden masyarakat Pulau Pangalasiang yang pernah melihat atau mengikuti
kegiatan konservasi Rubalang. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik
deskriptif, melalui distribusi frekuensi, persentase, dan perhitungan skor rata-rata
pada masing-masing dimensi persepsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi sensasi memperoleh skor ratarata 82,9% (Setuju), dimensi atensi 81,1% (Setuju), dan dimensi interpretasi 90,6%
(Sangat Setuju). Dengan menggabungkan hasil pengukuran dari ketiga dimensi,
diperoleh gambaran menyeluruh mengenai bagaimana masyarakat merespons
program konservasi Rubalang dengan rata-rata skor persepsi masyarakat mencapai
84,9% (Sangat Setuju). Temuan ini menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya
menerima stimulus konservasi melalui pengalaman langsung, tetapi juga
memberikan perhatian aktif terhadap kegiatan, serta menafsirkan program sebagai
bagian dari solusi hidup mereka. Dimensi interpretasi menjadi yang paling
dominan, menunjukkan bahwa masyarakat telah menginternalisasi nilai-nilai
konservasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Program konservasi Rubalang berhasil
membangun kedekatan emosional dan pemahaman ekologis melalui kegiatan nyata
seperti penanaman mangrove dan pembuatan ecopaving, sehingga persepsi
masyarakat menjadi modal sosial penting bagi keberlanjutan program konservasi
berbasis pemberdayaan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar Rubalang
memperkaya metode komunikasi lingkungan, pemerintah desa mendukung
kebijakan perlindungan pesisir, masyarakat mempertahankan partisipasi aktif, dan
peneliti selanjutnya melakukan kajian komparatif di lokasi lain untuk melihat
perbedaan persepsi serta hubungan dengan keberlanjutan program konservasi.
Kata Kunci: Persepsi, Komunikasi Lingkungan, Konservasi, Rubalang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Bayu Anggara Permana |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:34 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:34 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155613 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

