Analisis Hubungan Program Makan Bergizi Gratis Dengan Status Gizi Remaja Di Kota Palu

-, FITRIA AMANDA. (2026) Analisis Hubungan Program Makan Bergizi Gratis Dengan Status Gizi Remaja Di Kota Palu. Magister thesis, UNIVERSITAS TADULAKO.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
FITRIA AMANDA. Analisis Hubungan Program Makan Bergizi Gratis Dengan
Status Gizi Remaja Di Kota Palu (Dibimbing Oleh Made Tangkas Dan Nikmah
Utami Dewi).
Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Tesis, Januari 2026
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan gizi
yang ditandai dengan fenomena triple burden of malnutrition, sehingga diperlukan
intervensi gizi yang efektif, salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis
(MBG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan gizi,
kepatuhan konsumsi menu, dan preferensi makanan Program MBG dengan status
gizi remaja di Kota Palu. Penelitian menggunakan desain analitik observasional
dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 105 siswa penerima MBG
di dua SMP di Kota Palu yang dipilih menggunakan teknik simple random
sampling. Asupan gizi diukur menggunakan metode food recall 2×24 jam,
kepatuhan konsumsi dan preferensi makanan diukur dengan kuesioner terstruktur,
sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur
(IMT/U) sesuai standar WHO 2007. Analisis data dilakukan secara univariat,
bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi
logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
status gizi normal (55,24%), asupan gizi MBG kategori cukup (54,29%), tingkat
kepatuhan konsumsi tinggi (71,43%), serta preferensi positif terhadap menu MBG
(80,00%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan
antara asupan gizi (p=0,345), kepatuhan konsumsi (p=0,201), dan preferensi
makanan (p=0,294) dengan status gizi remaja. Hasil analisis multivariat juga
menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak berhubungan signifikan
terhadap status gizi. Kesimpulannya, Program Makan Bergizi Gratis berperan
sebagai pendukung pemenuhan gizi remaja, namun belum menjadi faktor penentu
utama status gizi, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif
melalui peningkatan kualitas menu, edukasi gizi, dan pengendalian pola konsumsi
di luar sekolah.
Kata kunci: remaja, status gizi, makan bergizi gratis, kepatuhan konsumsi,
preferensi makanan.

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Depositing User: arsyad arsyad
Date Deposited: 15 Jun 2026 04:17
Last Modified: 15 Jun 2026 04:19
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155621
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item