ANALISIS PEMASARAN BAWANG MERAH DI DESA GUNTARANO KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA

-, KLARA YULIANA (2026) ANALISIS PEMASARAN BAWANG MERAH DI DESA GUNTARANO KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS TADULAKO.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN
Klara Yuliana (E 321 18 015), Analisis Pemasaran Bawang Merah Di Desa Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala (Di Bimbing Oleh Made Antara dan I Gede Laksana Wibawa, 2025).
Provinsi Sulawesi Tengah khususnya wilayah Kabupaten Donggala merupakan daerah penghasil komoditi tanaman bawang merah lokal Palu, dimana tanaman bawang merah lokal Palu merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peranan penting dalam peningkatan pendapatan masyarakat terutama petani di Sulawesi Tengah, untuk itu perlu adanya produksi yang tinggi dan kualitas yang lebih baik serta sistem pemasaran bawang merah lokal Palu yang efisien. Sehingga dalam proses pemasaran bawang merah lokal Palu, produsen mendapatkan harga yang sesuai dengan harga yang dibayarkan konsumen.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran bawang merah lokal Palu, besarnya margin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran, besarnya bagian harga yang diterima petani (produsen) masing-masing saluran pemasaran, dan mengetahui efisiensi pemasaran bawang merah lokal Palu.
Penelitian ini di laksanakan di Desa Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala, dengan mengambil sebanyak 31 responden petani. Penentuan sampel digunakan metode simple random sampling. Selain itu untuk menentukan responden pedagang dan konsumen digunakan metode penjajakan (tracing sampling method) sebanyak 3 orang pedagang dan 2 orang konsumen akhir, sehingga jumlah sampel keseluruhan sebanyak 36 responden.
Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran bawang merah lokal Palu didesa Guntarano terdapat dua saluran pemasaran yaitu:
1. Produsen → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen
2. Produsen → Pedagang Pengecer → Konsumen
Hasil analisis margin pemasaran bawang merah lokal Palu pada saluran I yaitu MT =Rp.15.000 sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.10.000. Bagian harga yang diterima petani pada saluran I sebesar 66,67 %, sedangkan pada saluran kedua sebesar 77,78 %. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 3,00% dan saluran kedua sebesar 2,22%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,22%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis
S Agriculture > Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis
Depositing User: arsyad arsyad
Date Deposited: 15 Jun 2026 05:15
Last Modified: 15 Jun 2026 05:15
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155625
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item