PENGARUH KONSENTRASI KNO3 DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KEMIRI (Aleurites moluccana Willd)

-, ISWANDI (2026) PENGARUH KONSENTRASI KNO3 DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KEMIRI (Aleurites moluccana Willd). Sarjana thesis, UNIVERSITAS TADULAKO.

Full text not available from this repository.

Abstract

ISWANDI – L 131 22 329. Pengaruh Konsentrasi KNO3 dan Lama
Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Kemiri (Aleurites moluccana
Willd) Dibimbing Oleh Zulkaidhah dan Irmasari
Kemiri (Aleurites moluccana Willd) merupakan jenis tanaman MPTS
(Multiple Purpose Tree Species) dimana hampir semua bagian dari pohon kemiri
seperti daun, buah, kulit, kayu, akar, getah dan bunganya dapat dimanfaatkan,
baik untuk obat-obatan tradisional, penerangan, bahan bangunan, bahan pewarna,
bahan makanan, dekorasi maupun berbagai kegunaan lain. Dalam budidaya
kemiri, teknik pembibitan belum dikuasai dengan baik karena benih kemiri
memiliki kulit biji (testa) yang tebal dan keras, yang menyebabkan dormansi fisik
dan menghambat penyerapan udara serta oksigen selama proses perkecambahan.
Perlakuan menggunakan bahan kimia merupakan salah satu metode yang umum
diterapkan untuk mematahkan dormansi benih, salah satu senyawa yang dapat
digunakan adalah kalium nitrat (KNO₃). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh konsentrasi KNO3 dan lama perendaman terhadap
perkecambahan benih kemiri (Aleurites moluccana Willd).
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari – Maret 2026, yang
bertempat di Persemaian Permanen BPDAS Palu Poso, Universitas Tadulako,
Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan pola faktorial, yaitu faktor pertama (konsentrasi): K0 =
kontrol (direndam aquades), K1 = KNO3 dengan kadar konsentrasi 1%, K2 =
KNO3 dengan kadar konsentrasi 1,5%, K3 = KNO3 dengan kadar konsentrasi 2%,
dan faktor kedua (lama perendaman): L1 = direndam selama 12 jam dan L2 =
direndam selama 24 jam. Masing-masing dari 8 kombinasi diulang sebanyak 4
kali, sehingga total menjadi 32 unit percobaan. Setiap unit percobaan
menggunakan 10 benih, sehingga total benih yang dibutuhkan adalah 320 benih.
Parameter pengamatan adalah persentase kecambah, rata-rata hari berkecambah,
rata-rata jumlah benih berkecambah, dan daya kecambah. Analisis ragam uji (F)
digunakan apabila perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan,
maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi KNO3 berpengaruh nyata
terhadap parameter persentase kecambah, rata-rata jumlah benih berkecambah,
dan daya kecambah, dengan nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada KNO3 kadar
konsentrasi 1% (K1) yaitu sebesar 56,25%, 1,13 benih/hari, dan 50%. Lama
perendaman berpengaruh nyata terhadap parameter persentase kecambah rata-rata
jumlah benih berkecambah, dan daya kecambah, dengan nilai rata-rata tertinggi
diperoleh pada lama perendaman 24 jam (L2) yaitu sebesar 43,75%, 0,88
benih/hari, dan 40,63%. Namun faktor pertama dan kedua berpengaruh tidak
nyata terhadap rata-rata hari berkecambah, sementara itu interaksi kedua faktor

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Depositing User: Ika Selfia
Date Deposited: 17 Jun 2026 06:26
Last Modified: 17 Jun 2026 06:26
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155717
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item