ANALISIS KESIAPAN PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS (PKG) DI PUSKESMAS BIROMARU KABUPATEN SIGI

-, MONALISA LINGKEKA (2026) ANALISIS KESIAPAN PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS (PKG) DI PUSKESMAS BIROMARU KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, UNIVERSITAS TADULAKO.

Full text not available from this repository.

Abstract

Monalisa Lingkeka. Analisis Kesiapan Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan
Gratis (PKG) di Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi (dibawah bimbingan Novi
Inriyanny Suwendro dan Vidyanto)

Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Program Studi kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Secara global, penyakit tidak menular menjadi penyebab utama kematian
dengan kontribusi 74%, terutama penyakit jantung. Terdapat 148 juta balita
mengalami stunting. Di Indonesia, prevalensi stunting mencapai 21,5%. Berbagai
upaya dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu
upaya melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang berfokus pada
deteksi dini penyakit. Kabupaten Sigi memiliki prevalensi stunting 17,7% (tertinggi
kedua di Sulawesi Tengah). Kabupaten ini menjadi daerah pertama yang
meluncurkan program PKG di Puskesmas Biromaru. Pelaksanaan program masih
menghadapi tantangan terkait sumber daya dan sistem pendukung pelayanan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan PKG di Puskesmas Biromaru
Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam kepada
informan. Variabel penelitian meliputi aspek Man, Methods, Machine, Planning,
Organizing. Hasil penelitian menunjukkan aspek Man terpenuhi dari segi kuantitas
dan kompetensi tenaga kesehatan. Masih ditemukan work overload dan double job.
Aspek Methods menunjukkan tahap awal implementasi belum menggunakan
perencanaan BMHP berbasis estimasi sasaran sesuai regulasi. Terdapat rencana
penerapan sistem microplanning BMHP yang lebih terstruktur berbasis data untuk
periode berikutnya. Aspek Machine didukung kalibrasi alat. Masih terdapat
keterbatasan alat dan reagen. Aspek Planning dilakukan melalui koordinasi
internal. Perencanaan masih bersifat reaktif. Aspek Organizing ditandai
pembentukan tim dan pembagian tugas yang jelas. Masih diperlukan penguatan
SOP dan distribusi beban kerja. Disarankan penyusunan jadwal petugas terintegrasi
program lain, pelatihan penggunaan microplanning BMHP, pengadaan buffer stock
BMHP, penyusunan dokumen perencanaan alat kesehatan, pemasangan alur
pelayanan PKG.
Kata Kunci: Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kesiapan, Puskesmas,
Manajemen Kesehatan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Ika Selfia
Date Deposited: 18 Jun 2026 01:15
Last Modified: 18 Jun 2026 01:15
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155735
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item