BAYU PRASOJO (2026) PERTUMBUHAN PAPRIKA (Capsicum Annuum L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI HARA MEDIA DASAR MURASHIGE AND SKOOG (MS). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
Bayu Prasojo (E 281 21 083). Pertumbuhan Paprika (Capsicum annuum L.) pada Berbagai Konsentrasi Hara Media Dasar Murashige and Skoog (dibimbing oleh Zainuddin Basri dan Mirni Ulfa Bustami, 2025).
Kultur jaringan bekerja dengan baik jika kondisi yang diperlukan dapat dipenuhi. Persyaratan tersebut meliputi pemilihan eksplan/bahan implantasi, penggunaan media yang sesuai dan kondisi aseptik. Media utama yang digunakan dalam kultur jaringan adalah MS (Murashigae dan skoog). Media tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap dibandingkan media lainnya. Selain unsur hara makro dan mikro, penambahan ZPT pada media kultur jaringan dapat menunjang pertumbuhan tanaman kultur jaringan. ZPT adalah salah satu bahan sintesis atau hormon tumbuh yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan melalui pembelahan sel. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui pertumbuhan benih paprika pada berbagai konsentrasi hara. Penelitiaan ini dilaksanakan di Labolatorium Bioteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Waktu penelitian dimulai dari bulan Agustus sampai September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu; (K0 : MS), (K1 : MS75%), (K2 : MS50%), (K3 : MS25%). Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan masing-masing perlakuan terdiri atas 2 botol sehingga total unit percobaan sebanyak 40 unit. Setiap unit percobaan mengunakan tiga eksplan, sehingga total eksplan yang digunakan adalah 120 eksplan. Data yang di peroleh di analisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Selain itu parameter kualitatif di jelaskan secara deskriptif. Perbedaan rata-rata dari perlakuan yang nyata di analisa lanjut menggunakan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) taraf 5%. . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi hara media MS sangat mempengaruhi pertumbuhan paprika dalam media kultur jaringan. Perkecambahan benih paprika paling cepat diamati pada perlakuan setengah komposisi hara media MS (MS25%), yaitu rata-rata 3,10 HST. Perkecambahan benih paprika paling lambat pada konsentrasi media MS75%, yaitu rata-rata 4,96 HST, tetapi tidak berbeda dengan konsentrasi media MS100?n MS25%. Hal ini menunjukkan bahwa benih paprika mampu berkecambah lebih cepat pada kondisi media yang hanya memiliki konsentrasi setengah dari komposisi media MS (MS50%). Pada kondisi demikian, cadangan makanan yang terdapat dalam keping daun lembaga telah cukup untuk mendukung perkecambahan dan pertumbuhan awal kecambah paprika. Perkecambahan (relatif) menjadi lebih lambat bila konsentrasi media MS lebih rendah (MS25%) maupun lebih tinggi (MS atau MS75%).
kata kunci: pertumbuhan paprika media MS
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:49 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:49 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155748 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

