BAHRUN ABDILLAH (2026) PENGARUH CENDAWAN Dark Septate Endophyte (DSE) DAN LAMA PERENDAMAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG HIJAU (Vigna Radiata L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Bahrun Abdillah (E281 21 086) Pengaruh Cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) dan Lama Perendaman Benih terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Vigna radiata L.)(dibimbing oleh Marhani dan Adrianton, 2025). Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi serta kandungan gizi tinggi sehingga membutuhkan teknik budidaya yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan cendawan endofit Dark Septate Endophyte (DSE) yang diketahui berperan dalam meningkatkan penyerapan unsur hara, memperbaiki pertumbuhan sistem perakaran, meningkatkan toleransi tanaman terhadap cekaman lingkungan, serta membantu meningkatkan ketersediaan nutrisi di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cendawan DSE dan lama perendaman benih serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian dilaksanakan di laboratorium Agronomi dan screenhouse fakultas pertanian Universitas Tadulako dengan menggunakan rancangan percobaan faktorial yang terdiri atas dua faktor, faktor pertama perlakuan aplikasi cendawan DSE terdiri dari dua taraf yaitu tanpa DSE dan dengan DSE. Faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa perendaman, 6 jam, 12 jam dan 18 jam. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil, bobot basah akar, volume akar, serta kolonisasi cendawan DSE pada akar tanaman. Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat interaksi antara aplikasi cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) dan lama perendaman benih terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, khususnya pada parameter tinggi tanaman, bobot basah akar, dan volume akar. Pemberian cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau dibandingkan tanpa pemberian cendawan DSE. Lama perendaman benih selama 6 jam memberikan hasil pertumbuhan tanaman kacang hijau yang lebih baik dibandingkan tanpa perendaman serta perendaman selama 12 dan 18 jam. Hasil penelitian juga menunjukkan perendaman menggunakan DSE lebih baik dibandingkan perendaman menggunakan air aquadest. Kata kunci : DSE, Perendaman benih, Pertumbuhan vegetatif, Kacang hijau, Vigna radiata.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:55 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:55 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155751 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

