PENGARUH BOBOT TELUR TERHADAP FERTILITAS DAN DAYA TETAS DARI 3 GALUR ITIK (ALABIMASTER-1 AGRINAK, MOJOMASTER-1 AGRINAK, MASTER)

AKRAM (2026) PENGARUH BOBOT TELUR TERHADAP FERTILITAS DAN DAYA TETAS DARI 3 GALUR ITIK (ALABIMASTER-1 AGRINAK, MOJOMASTER-1 AGRINAK, MASTER). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Akram (O121 19 264). Pengaruh Bobot Telur terhadap Fertilitas dan Daya Tetas dari Tiga Galur Itik (Alabimaster-1 Agrinak, Mojomaster-1 Agrinak, Master).
(Yohan Rusiyantono dan Triana Susanti, 2026)

Itik merupakan salah satu unggas air yang berpotensi sebagai sumber protein hewani, baik dari telur maupun daging. Keberhasilan penetasan telur dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah bobot telur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bobot telur terhadap fertilitas dan daya tetas dari tiga galur itik, yaitu Alabimaster-1 Agrinak, Mojomaster-1 Agrinak, dan Master.
Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor selama tiga bulan menggunakan 38 butir telur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua taraf bobot telur (50–59 gram dan 60–69 gram) serta tiga galur itik, sehingga diperoleh enam kombinasi perlakuan. Parameter yang diamati meliputi fertilitas, mortalitas embrio, dan daya tetas. Data dianalisis menggunakan General Linear Model (GLM) pada perangkat lunak SAS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap fertilitas, dimana bobot telur 60–69 gram menghasilkan fertilitas lebih tinggi (79,04%) dibandingkan dengan bobot telur 50–59 gram (64,74%). Namun, bobot telur tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas embrio maupun daya tetas. Selain itu, galur dan interaksi antara bobot telur dan galur tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh parameter yang diamati.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bobot telur berpengaruh terhadap fertilitas, namun tidak berpengaruh terhadap daya tetas. Penggunaan telur dengan bobot 60–69 gram direkomendasikan untuk meningkatkan fertilitas pada penetasan itik.

Kata kunci: itik, bobot telur, fertilitas, daya tetas, galur

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan
S Agriculture > Peternakan
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Peternakan
Date Deposited: 22 Jun 2026 07:47
Last Modified: 22 Jun 2026 07:47
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155837
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item