PENGARUH PENURUNAN SUHU TERHADAP KANDUNGAN FLAVONOID PADA BAYAM MERAH (Amaranthus Tricolor L.) YANG DIBUDIDAYAKAN SECARA MICROGREEN

AMILA FARWIZAH TIWATU (2026) PENGARUH PENURUNAN SUHU TERHADAP KANDUNGAN FLAVONOID PADA BAYAM MERAH (Amaranthus Tricolor L.) YANG DIBUDIDAYAKAN SECARA MICROGREEN. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Suhu merupakan faktor penting dalam memengaruhi kandungan metabolit sekunder pada tanaman, khususnya flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan suhu terhadap kandungan flavonoid pada bayam merah (Amaranthus tricolor L.) yang dibudidayakan secara microgreen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Bayam merah ditanam pada media tanam berupa campuran tanah dan cocopeat (1:1) yang diberi perlakuan suhu 28?C dan suhu 23?C. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan Uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan suhu tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi dan berat basah tanaman. Penurunan suhu dapat meningkatkan kandungan flavonoid meskipun secara statistik tidak beda nyata. Kandungan flavonoid tanaman bayam merah microgreen yang ditumbuhkan pada suhu 23?C sebesar 104,10 mgQE/100g ekstrak sedangkan pada suhu 28?C sebesar 89,20 mgQE/100g ekstrak.
Kata Kunci: Bayam merah, kandungan flavonoid, microgreen, suhu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Biologi
Q Science > Biologi
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Biologi
Library of Congress Subject Areas > Q Science > Biologi
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:14
Last Modified: 24 Jun 2026 06:14
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155876
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item