Pengaruh Larutan Eco Enzim Dalam Air Minum Terhadap Bobot Dan Persentase Non Karkas Edible Offal Kambing Kacang Betina

SARRA (2026) Pengaruh Larutan Eco Enzim Dalam Air Minum Terhadap Bobot Dan Persentase Non Karkas Edible Offal Kambing Kacang Betina. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

SARRA ( O 121 22 015 ). Pengaruh pemberian larutan eco enzim dalam air minum
terhadap bobot dan persentase non karkas Edible Offal Kambing Kacang betina.
Dibawah bimbingan Padang dan Nirwana.
Kambing Kacang merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara oleh
masyarakat Indonesia baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil karena,
memiliki sifat yang menguntungkan bagi pemeliharaannya seperti, mudah
berkembang biak, cepat mencapai dewasa kelamin, pemeliharaannya relatif mudah,
dapat beradaptasi dengan kondisi yang tidak menguntungkan. Pemanfaatan limbah
pertanian seperti kulit pisang sebagai pakan ternak merupakan salah satu upaya
dalam mengatasi biaya pakan yang tinggi, mengurangi limbah lingkugan, serta
dapat diubah menjadi sumberdaya bernilai tambah melalui, pengolahan seperti
pembuatan eco enzim. Selama ini kulit pisang sebagian besar dibuang begitu saja.
Eco enzim adalah larutan organik yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik
segar seperti kulit buah dan sayuran dengan menggunakan gula aren atau gula merah
dan air. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan eco
enzyme dalam air minum terhadap bobot dan persentase non karkas edible offal
kambing Kacang betina. Penelitian dilaksanakan di kandang Alibaba Farm
Keluruhan Boyaoge Kecamatan Tatanga Kota Palu Sulawesi Tengah. Yang
berlangsung dari tanggal 1 Juni sampai dengan tanggal 1 Agustus 2025. Ternak
yang digunakan pada penelitian berjumlah 12 ekor kambing Kacang betina umur
10-12 bulan dengan kisaran bobot badan antara 10,18 kg -18,05 kg. Dalam
penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan
dan diulang sebanyak 4 kali. Adapun perlakuan yang digunakan yaitu: P1= 1 liter
air minum +10 ml eco enzim, P2= 1 liter air minum + 20 ml eco enzim dan P3= 1
liter air minum + 40 ml eco enzim. Peubah yang diamati adalah bobot dan
persentase non karkas edible offal kambing Kacang Betina. Berdasarkan hasil
penelitian pemberian larutan eco enzim dalam air minum tidak memberikan
pengaruh nyata (P>0.05) terhadap bobot karkas dan persentase non karkas edible
offal kambing Kacang betina.
Kata kunci: eco enzim, non karkas edible offal, kambing Kacang betina

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan
S Agriculture > Peternakan
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Peternakan
Date Deposited: 25 Jun 2026 06:35
Last Modified: 25 Jun 2026 06:35
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155912
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item