DZAKIYYAH SYARIFUDDIN (2026) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium Guajava L) MENGGUNAKAN DPPH (2,2difenil-1-pikrilhidrazil). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Dzakiyyah Syarifuddin, 2026. Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Menggunakan DPPH (2,2-Difenil-1Pikrilhidrazil). Skripsi Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Palu. Pembimbing: Tahril. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat dan memiliki banyak manfaat. Kandungan dalam daun jambu biji seperti saponin, tanin, flavonoid, dan alkaloid memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan kuat, sedang atau lemah pada ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.). Serbuk daun jambu biji (Psidium guajava L.) diekstraksi secara maserasi bertingkat menggunakan tiga jenis pelarut berdasarkan perbedaan kepolaran pelarut, yaitu n-heksana, etil asetat, dan etanol secara bertahap. Uji aktivitas antioksidan ini ditentukan menggunakan pereaksi DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) yang diukur serapannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm serta dengan melakukan berbagai variasi konsentrasi sampel. Variasi konsentrasi ekstrak daun jambu biji yang digunakan 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm dan 80 ppm. Kontrol positif yang digunakan adalah vitamin C dengan variasi konsentrasi yang sama. Hasil penelitian yang diperoleh ekstrak n-heksana daun jambu biji diperoleh hasil IC50 sebesar 169.913 ppm yang berarti menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana memiliki aktivitas antioksidan lemah dikarenakan memiliki nilai IC50 pada rentang 151-200 ppm, untuk ekstrak etil asetat daun jambu biji memperoleh nilai IC50 sebesar 124.728 ppm yang berarti menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan sedang dikarenakan memiliki nilai IC50 pada rentang 101-150 ppm, untuk ekstrak etanol daun jambu biji memperoleh nilai IC50 sebesar 47.620 ppm yang berarti menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dikarenakan memiliki nilai IC50 < 50 ppm dan untuk vitamin C sebagai pembanding memiliki IC50 sebesar 24.347 ppm yang berarti menunjukkan bahwa vitamin C memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dikarenakan memiliki nilai IC50 < 50 ppm. Kata Kunci: Antioksidan, Daun Jambu Biji, DPPH, Spektrofotometer UV-Vis.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia L Pendidikan > Pendidikan Kimia |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Kimia |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:22 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:22 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155916 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

