Analisis Rantai Pasok Komoditi Beras Di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong

GILBERT PARABAK (2026) Analisis Rantai Pasok Komoditi Beras Di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Gilbert Parabak (E 321 21 088) Analisis Rantai Pasok Komoditi Beras Di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi kabupaten Parigi Moutong. Dibimbing oleh Sulmi dan Wira Hatmi.
Sumber daya pertanian di indonesia merupakan salah satu keunggulan yang secara sadar telah dijadikan salah satu pilar pembangunan dalam bentuk agroindustri, baik pada orde baru, reformasi dan saat ini. Pertanian akan mampu menjadi penyelamat bila dilihat sebagai sebuah system yang terkait dengan industri dan jasa. Jika pertanian hanya berhenti sebagai aktivitas budidaya (on farm agribusiness) nilai tambahnya kecil. Nilai tambah pertanian dapat ditingkatkan melalui kegiatan hilir (0ff farm agribusiness), berupa agroindustri dan jasa berbasis pertanian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aliran rantai pasok beras di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini laksanakan di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Catur Karya merupakan tempat produksi padi sawah terbesar di Balinggi. Dengan pertimbangan tersebut, maka diasumsikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini tersedia. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025 hingga Agustus 2025.
Berdasarkan rantai pasok, terdapat tiga aliran yang harus dikelola oleh rantai pasok beras di Desa Catur Karya, yaitu aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi. Aliran produk mengalir dari hulu ke hilir yaitu bahan baku yang berasal petani disalurkan ke penggilingan untuk diolah menjadi beras. Penggiling lalu menyalurkan ke pedagang pengumpul dan selanjutnya disalurkan ke pedagang besar. Pedagang besar menyalurkan produknya ke pedagang pengecer, lalu pedagang pengecer menyalurkan ke konsumen akhir yang berada di Desa Catur Karya. Kedua adalah aliran keuangan dari hilir ke hulu atau dari konsumen ke petani yang terdiri dari komponen biaya serta keuntungan yang diterima oleh setiap agen pemasaran yang terlibat.. Ketiga adalah aliran informasi yang dapat mengalir dari dua arah yaitu petani ke konsumen aupun sebaliknya. Aliran informasi menjadi komponen yang penting dalam melancarkan aliran produk dan aliran keuangan. Informasi yang disampaikan berupa jumlah ketersediaan beras, harga jual, jenis beras, dan kualitas beras.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis
S Agriculture > Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis
Date Deposited: 29 Jun 2026 06:47
Last Modified: 29 Jun 2026 06:47
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155950
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item