NOVITA FAUZA HARDA (2026) ANALISIS INDEKS KETIMPANGAN ANTAR WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020 – 2024. Magister thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Novita Fauza Harda. Analisis Indeks Ketimpangan Antar Wilayah
Kabupaten/Kota Di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 – 2024. (dibimbing oleh
Patta Tope dan Laendatu Paembonan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketimpangan antar
wilayah barat, wilayah timur dan seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi
Sulawesi Tengah pada Tahun 2020-2024. Data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data sekunder. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik
Sulawesi Tengah. Alat analisis yang digunakan adalah Indeks Williamson.
Berdasarkan hasil analisis ketimpangan pembangunan wilayah Provinsi Sulawesi
Tengah, dapat disimpulkan bahwa ketimpangan yang terjadi di wilayah barat
cenderung lebih merata, hal ini terjadi karena struktur ekonomi yang relatif
homogen. Ketimpangan yang terjadi di wilayah timur sangat tinggi, penyebab
utama yang terjadi adanya konsentrasi ekonomi di kawasan industri Morowali dan
Morowali Utara yang tidak diimbangi dengan pemerataan infrastruktur dan
investasi. Ketimpangan yang terjadi di seluruh wilayah di Sulawesi Tengah yakni
sangat tinggi yang disebabkan perbedaan sumber daya alam, kondisi geografis,
serta konsentrasi industri yang hanya terpusat di wilayah tertentu. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rata-rata angka Indeks Wiliamson di wilayah barat sebesar
0,31 (IW < 0> 1) dan seluruh wilayah di
Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 1,41 (IW > 1).
Kata kunci: Pembangunan Ekonomi, Ketimpangan, Indeks Williamson, PDRB
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Pembangunan Wilayah Pedesaan |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pembangunan Wilayah Pedesaan |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:30 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:30 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156000 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

