IDENTIFIKASI SEBARAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DI DESA LEMBANTONGOA KABUPATEN SIGI

MILIYANTI PUTRI A MANSUR (2026) IDENTIFIKASI SEBARAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DI DESA LEMBANTONGOA KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian berjudul identifikasi sebaran batubara di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, bertujuan untuk mengetahui pola anomali medan magnetik dan sebaran lapisan batubara bawah permukaan berdasarkan nilai suseptibilitas. Metode yang digunakan adalah geomagnet dengan Proton Precession Magnetometer (PPM) GSM-19T. Pengukuran dilakukan pada area seluas 1.000 m × 650 m dengan 253 titik, jarak antar titik 50 m. Hasil menunjukkan anomali magnetik rendah dominan di bagian tengah, barat, barat laut, hingga selatan, dengan nilai ?69,3 nT hingga ?5,7 nT, mengindikasikan batuan bersuseptibilitas rendah berpotensi mengandung batubara. Pemodelan 2D menampilkan lapisan batubara bersuseptibilitas 0,000025 SI antara lapisan lempung dan batupasir. Kedalaman lapisan pada lintasan A-A’ hingga F-F’ bervariasi antara 0,8–65 m. Model 3D memperlihatkan penyebaran batubara dominan di barat hingga selatan pada kedalaman dangkal hingga menengah, sedangkan bagian timur hingga tenggara tidak menunjukkan indikasi kuat karena didominasi batuan dengan suseptibilitas lebih tinggi.

Kata Kunci: Anomali Magnetik, Batubara, Geomagnet, Lembantongoa, Suseptibilitas

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Teknik Geofisika
Q Science > Teknik Geofisika
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Teknik Geofisika
Library of Congress Subject Areas > Q Science > Teknik Geofisika
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:15
Last Modified: 06 Jul 2026 07:15
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156121
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item