TIO FANDI (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK ATAS MEREK TERKENAL TERHADAP PEMALSUAN DAN PENIRUAN DI E-COMMERCE. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Tio Fandi,D101 22 126. Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Atas
Merek Terkenal Terhadap Pemalsuan dan Peniruan di E-commerce,
Pembimbing I : Sitti Fatimah Maddusila, Pembimbing II : H. Maulana Amin
Tahir.
Perdagangan secara elektronik harus sesuai dengan aturan yang berlaku, namun
dalam kenyataannya banyak para pelaku usaha yang memanfaatkan merek terkenal
dengan melakukan pemalsuan dan peniruan terhadap merek tersebut melalui ecommerce. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan
hukum terhadap pemegang hak merek terkenal terhadap pemalsuan dan peniruan di
e-commerce serta bagaimana tanggungjawab pelaku usaha dan platform ecommerce shopee terhadap pemalsuan dan peniruan. Metode yang digunakan
adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelanggaran merek terjadi karena suatu persamaan. Dalam regulasi merek diatur
dua bentuk persamaan yaitu pemalsuan merek merupakan persamaan pada
keseluruhannya sedangkan peniruan adalah persamaan pada pokoknya. Pemegang
hak atas merek terkenal mendapatkan perlindungan secara preventif yaitu melalui
pendaftaran mereknya di negara Indonesia dan represif yaitu melalui jalur
pengadilan atau melalui alternatif penyelesaian sengketa. Regulasi merek yang
berlaku saat ini mengatur secara komprehensif namun, belum secara tegas mengatur
mengenai perdagangan merek di e-commerce. Kemudian tanggungjawab pelaku
usaha terhadap pemegang hak atas merek berupa memberikan ganti rugi atas
perbuatannya, sedangkan platform e-commerce shopee memberikan
tanggungjawab dengan menyediakan fitur shopee brand ip portal dan media
pelaporan bagi para pemegang hak atas merek terkenal dan selanjutnya
ditindaklanjuti oleh shopee. Meskipun menurut regulasi terkait e-commerce
diberikan batasan tanggungjawab karena bertumpu pada prinsip safe harbor,
apabila shopee dianggapp memfasilitasi pelanggaran, lalai/adanya kesalahan dalam
kewajibannya maka, dapat diikut sertakan dalam memberikan tanggungjawab
karena gagal dalam mencegah pemasaran merek palsu dan ditiruan di e-commerce
mereka.
Kata Kunci : E-Commerce, Merek Terkenal, Pemalsuan, Peniruan,Shoppe.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 01:34 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 01:34 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156175 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

