ANDI THUFAIL MUFTY (2026) Pengaruh Pemberian Larutan Bawang Putih (Allium Sativum) Pada Pakan Komersil Terhadap Peningkatan Imunitas Benih Ikan Koi (Cyprinus Rubrofuscus Lacepède, 1803). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Andi Thufail Mufty (O27122023). Pengaruh Pemberian Larutan Bawang
Putih (Allium sativum) pada Pakan Komersil terhadap Peningkatan Imunitas
Benih Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus Lacepède, 1803). Dr. Ir. Irawati Mei
Widiastuti, M.Si dan Nur Hasanah, S.Pi., M.Si (2026).
Ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) merupakan salah satu ikan hias yang
memiliki potensi di pasar nasional ataupun internasional dari segi ekonomi dan
permintaan. Kelebihan ikan koi ini mendorong minat pembudidaya untuk
mengembangkannya, namun rendahnya survival rate akibat penyakit merupakan
salah satu kendala pembudidaya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk
mengatasi hal tersebut yaitu dengan meningkatkan efektivitas imunitas benih ikan
koi. Bawang putih (Allium sativum) termasuk salah satu bahan alami yang memiliki
senyawa bioaktif dan bersifat imunostimulan. Penelitian bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian larutan bawang putih (A. sativum) pada pakan
komersil terhadap peningkatan imunitas benih ikan koi (C. rubrofuscus).
Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025 di
Laboratorium Kualitas Air dan Biologi Akuatik, Fakultas Peternakan dan
Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Uji total leukosit dan
aktivitas fagositosis dilakukan di Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil
Kelautan Perikanan (BPPMHKP) Sualwesi Tengah. Penelitian ini terdiri dari 4
perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu penyemprotan larutan
bawang putih pada pakan komersil dengan dosis berbeda yaitu kontrol (P0); 300
ppt (P1); 400 ppt (P2); dan 500 ppt (P3). Variabel yang diamati meliputi total
leukosit, aktivitas fagositosis, survival rate, dan kualitas air. Data hasil pengamatan
ditampilkan menggunakan metode deskriptif yang dipaparkan dalam bentuk
gambar dan tabel.
Hasil peningkatan total leukosit tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 (400
ppt) dengan nilai 61.730 sel/mm³±688,15 dan terendah pada perlakuan P0 (kontrol)
dengan nilai 58.880 sel/mm³±152,47. Aktivitas fagositosis tertinggi pada perlakuan
P1 (300 ppt) dengan nilai 3,210%±0,034 dan terendah pada P0 (kontrol) dengan
nilai 3,0,43%±0,034. Nilai survival rate berkisar 70–80%, dengan nilai tertinggi
pada perlakuan P0 (kontrol) dan P1 (300 ppt) yaitu 80%. Penelitian menunjukkan
pemberian larutan bawang putih pada pakan komersil dapat meningkatkan imunitas
benih ikan koi.
Kata Kunci: Koi, Bawang Putih, Imunitas, Leukosit, fagositosis
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur S Agriculture > Akuakultur |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:52 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156176 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

