GAMBARAN BEBAN KERJA MENTAL PADA PETUGAS LAPAS PEREMPUAN KELAS III PALU MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX

RAHMA S.DG MAMA (2026) GAMBARAN BEBAN KERJA MENTAL PADA PETUGAS LAPAS PEREMPUAN KELAS III PALU MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Beban kerja mental merupakan perbandingan antara tuntutan mental yang dihadapi dengan kemampuan mental yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Petugas Lapas perempuan merasakan adanya beban kerja mental yang cukup tinggi, karena mereka berhadapan dengan orang-orang yang bermasalah dengan hukum. Penelitian ini bertujuan menggambarkan beban kerja mental pada petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu menggunakan metode NASA-TLX. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional menggunakan analisis univariat, melibatkan 36 responden dari populasi 60 petugas melalui teknik total sampling nonprobability. Hasil menunjukkan beban kerja mental keseluruhan kategori tinggi (skor rata-rata 74 dari 100), di mana 58,3% responden mengalami beban tinggi dan 27,8% sangat tinggi, secara rinci, tuntutan mental rata-rata 185,27 (52,8% rentang skor 80-100 akibat pengawasan narapidana intensif dan pengambilan keputusan cepat), tuntutan fisik rata-rata 202,77 (66,7% rentang skor 80-100 dari patroli serta penanganan fisik), tuntutan waktu rata-rata 200 (47,2% rentang skor 50-79 karena shift ketat dan tugas mendadak), performansi tertinggi rata-rata 254,58 (80,6% rentang skor 80-100 mencerminkan adaptasi efektif), tingkat usaha rata-rata 214,72 (61,1% rentang skor 51-80), serta frustasi terendah rata-rata 54,8 (58,3% skor 51-80 menandakan pengelolaan emosi baik melalui SOP dan kerja tim). Karakteristik responden didominasi usia 26-35 tahun (58,3%), perempuan (69,4%), dan lama kerja ?5 tahun (80,6%). Berdasarkan analisis adjusted rating enam dimensi NASA-TLX, Tingkat Performansi mencatat nilai tertinggi dengan rata-rata 254,58, dan nilai terendah yaitu tingkat frustasi dengan rata-rata 54,8. Penelitian ini merekomendasikan untuk memberikan penghargaan formal (sertifikat kinerja, kenaikan pangkat) kepada petugas berprestasi untuk mempertahankan tingkat performansi dan standar pengawasan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 08 Jul 2026 05:31
Last Modified: 08 Jul 2026 05:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156188
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item