ANTARA AGRARIS DAN BAHARI: DIVERSIFIKASI MATA PENCAHARIAN SEBAGAI PILIHAN RASIONAL PETANI SUMONDUNG

IRDAT LAHALIM (2026) ANTARA AGRARIS DAN BAHARI: DIVERSIFIKASI MATA PENCAHARIAN SEBAGAI PILIHAN RASIONAL PETANI SUMONDUNG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Petani di Sumondung, setelah melakukan diversifikasi mata pencaharian dengan
orientasi ekonomi komersil pada 1980an, perlahan meningkatkan kesejahteraannya
menjadi lebih baik. Meski begitu, kesejahteraan tersebut memicu implikasi sosial
baru, dari masyarakat sederhana menuju modern. Sehingga, pertanyaan penelitian
ini adalah: 1) Bagaimana proses dan konteks yang memengaruhi pemilihan mata
pencaharian masyarakat Sumondung? 2) Bagaimana pola kerja masyarakat
Sumondung yang mengombinasikan mata pencaharian pada sektor agraris dan
bahari? 3) Bagaimana dampak sosial di Desa Sumondung sebagai akibat
pemanfaatan wilayah agraris dan bahari sebagai mata pencaharian? dan 4) Apa saja
yang menjadi faktor pendukung dan penghambat diversifikasi mata pencaharian
masyarakat Desa Sumondung. Pertanyaan penelitian ini dijawab dengan
menggunakan metodologi etnografi dan berangkat dari konsep pilihan rasional oleh
Samuel L. Popkin (1986) sebagai alat analisisnya. Pencarian sumber dilakukan
pada kantor-kantor pemerintah, perpustakaan pribadi maupun umum, berupa arsip,
dokumen, dan dilengkapi hasil observasi partisipan, dokumentasi, serta wawancara
dengan 16 informan. Penyajian data penelitian melalui proses triangulasi data,
reduksi data, penyajian data, dan verifikasi serta penulisan. Hasil penelitian ini
menemukan empat hal, yaitu: 1) Diversifikasi mata pencaharian oleh masyarakat
Sumondung adalah bentuk respon aktif terhadap peluang lingkungan dan dinamika
pasar. Mereka berkebun kelapa dalam skala kecil sejak 1920, sekaligus melakukan
ekonomi subsisten (ladang berpindah dan mencari ikan), kemudian komoditas
jambu mente (1983) dan rumput laut (1989), hingga percobaan tanaman nilam pada
awal 2025; 2) Petani Sumondung menerapkan pola kerja yang bersifat integratif
dengan memanfaatkan ritme musim angin sebagai panduan alokasi tenaga kerja; 3)
Pemanfaatan wilayah agraris dan bahari secara simultan membawa dampak
signifikan terhadap kesejahteraan dan struktur sosial petani Desa Sumondung; 4)
Diversifikasi mata pencaharian didukung oleh ketersediaan modal alam yang
memadai dan kebijakan bantuan pemerintah. Sedangkan, penghambatnya dipicu
oleh anomali musim dan fluktuatifnya harga jual sebagai akibat dari ketergantungan
petani terhadap pengepul melalui sistem pinjam.

Kata Kunci : Diversifikasi, Mata Pencaharian, Pilihan Rasional, Masyarakat
Agraris-Bahari, Desa Sumondung

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 08 Jul 2026 05:39
Last Modified: 08 Jul 2026 05:39
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156190
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item