TINGKAT PEMAHAMAN SISWA TENTANG MIKROBA PATOGEN DI AREA SEKOLAH SMP ALKHAIRAAT 1 PALU

FEREN FEBRIANTI (2026) TINGKAT PEMAHAMAN SISWA TENTANG MIKROBA PATOGEN DI AREA SEKOLAH SMP ALKHAIRAAT 1 PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman siswa tentang mikroba
patogen dan menganalisis perbedaan tingkat pemahaman berdasarkan karakteristik siswa di SMP
Alkhairaat 1 Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 49 siswa kelas VII, VIII, dan IX yang diseleksi menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik ini digunakan karena penelitian kualitatif deskriptif lebih menekankan pada kedalaman informasi daripada pada generalisasi hasil, sehingga seleksi siswa di kelas VII, VIII, dan IX dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat pemahaman konsep pada masing-masing jenjang pendidikan di SMP. Oleh karena itu, analisis dalam penelitian ini difokuskan pada perbandingan tingkat pemahaman konsep antar tingkat kelas, yaitu kelas VII, VIII, dan IX. Data dikumpulkan melalui tes esai, wawancara semi terstruktur, dan observasi lingkungan sekolah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman melalui tahapan pengurangan data, penyajian data, dan kesimpulan
yang ditarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa tentang mikroba patogen berada pada kategori cukup hingga baik, namun masih ada perbedaan pemahaman masing-masing indikator dan tingkat kelas. Siswa kelas VIII menunjukkan pemahaman yang lebih baik daripada kelas VII dan IX, terutama pada indikator teori dan praktik pencegahan mikroba patogen. Sebagian besar siswa telah memahami bahwa mikroba patogen dapat menyebabkan penyakit dan menyebar melalui lingkungan yang tidak higienis, namun masih ada siswa yang kesulitan menjelaskan konsep ilmiah secara mendalam dan belum konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi lingkungan sekolah yang tidak
terawat dengan baik seperti toilet, kantin, dan wastafel juga berpotensi mendukung penyebaran mikroba patogen. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pembelajaran kontekstual dan pendidikan kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku hidup sehat siswa di lingkungan sekolah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
L Pendidikan > Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Biologi
Date Deposited: 09 Jul 2026 03:44
Last Modified: 09 Jul 2026 03:44
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156216
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item