PEMANTAUAN PEMBENTUKAN BIOFILM PADA MEDIA BIOBALL DENGAN PENAMBAHAN ECOENZYME PADA AIR LIMBAH TAHU

NI MADE WIDYAWATI (2026) PEMANTAUAN PEMBENTUKAN BIOFILM PADA MEDIA BIOBALL DENGAN PENAMBAHAN ECOENZYME PADA AIR LIMBAH TAHU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

NI MADE WIDYAWATI. Pemantauan Pembentukan Biofilm pada Media
Bioball dengan Penambahan Ecoenzyme pada Air Limbah Tahu. (dibawah
bimbingan Kiki Sanjaya).
Peminatan Kesehatan Lingkungan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako Palu
Pembuangan limbah cair langsung ke lingkungan akan sangat membahayakan
karena kemungkinan adanya bahan-bahan berbahaya dan beracun, tanpa terkecuali
limbah air tahu. pada umumnya limbah cair pabrik tahu langsung dibuang kesungai
melalui saluran-saluran. Biofilm suatu komunitas mikroorganisme, seperti bakteri
yang mampu hidup dan berkembang biak sebagai suatu kesatuan kolektif yang
disebut koloni yang mampu mereduksi beberapa parameter pada air limbah.
Penambahan ecoenzyme pada air limbah tahu dapat mempercepat pertumbuhan
biofilm. Tujuan penelitian ini adalah untuk memantau pembentukan biofilm pada
media bioball dengan penambahan ecoenzyme pada air limbah tahu. Jenis
penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan uji kualitatif untuk
mendapatkan nilai uji insitu, uji organoleptik dan uji mikroskop. Hasil uji
organoleptik produk ecoenzyme berdasarkan parameter ph yaitu, kulit jeruk 2,62,
campuran 3,05 dan telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2014. Hasil
pengamatan mikroskop dengan pembesaran 40x jenis ecoenzyme kulit jeruk
dengan persentase 5%, 10%, dan 15% sejak hari ke- 1 hingga hari ke- 14 sudah
mulai terbentuk. Pada pengamatan mikroskop dengan pembesaran 40x jenis
ecoenzyme kulit buah campuran dengan persentase 5%, 10%, dan 15% biofilm
terbentuk mulai hari ke- 5 hingga hari ke-11. Biofilm dominan tumbuh pada
ecoenzyme kulit jerukKesimpulannya dimana ecoenzyme kulit jeruk lebih efektif
dalam pembentukan biofilm dibandingkan dengan ecoenzyme kulit buah
campuran. Disarankan untuk membuat variasi ecoenzyme dan menambah waktu
pemantauan biofilm dengan konsentrasi yang lebih spesifik.
Kata Kunci : Biofilm, Bioball, Ecoenzyme, Kulit Jeruk, dan Limbah Tahu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 09 Jul 2026 05:46
Last Modified: 09 Jul 2026 05:46
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156226
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item