APRIYANI KARTIKA DEWI SIMANGUNSONG (2026) BIOMASSA SERESAH LAHAN AGROFORESTRI DAN MONOKULTUR CENGKEH (Syzygium Aromaticum L) DI DESA TANA MEA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Biomassa serasah merupakan salah satu indikator penting dalam menilai produktivitas dan siklus hara suatu ekosistem. Perbedaan sistem penggunaan lahan, seperti agroforestri dan monokultur, berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi serasah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan biomassa serasah pada lahan agroforestri dan monokultur cengkeh (Syzygium aromaticum L.) di Desa Tanah Mea, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala. Penelitian dilaksanakan selama Februari–Mei 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Plot utama berukuran 20 m × 20 m dan sub plot 0,5 m × 0,5 m digunakan untuk pengambilan sampel serasah kasar dan halus. Sampel dikeringkan dalam oven suhu 80°C selama 48 jam untuk memperoleh berat kering oven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biomassa serasah pada lahan monokultur cengkeh sebesar 22,8 ton/ha, terdiri dari serasah kasar 11,50 ton/ha dan serasah halus 11,30 ton/ha. Sementara itu, pada lahan agroforestri total biomassa sebesar 21,5 ton/ha, terdiri dari serasah kasar 10,20 ton/ha dan serasah halus 11,30 ton/ha. Dengan demikian, sistem monokultur cengkeh menghasilkan biomassa serasah yang lebih tinggi dibandingkan agroforestri.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:41 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:41 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156288 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

