JANE CLARISSA (2026) KONDISI KIMIA TANAH PADA LAHAN AGROFORESTRI DAN MONOKULTUR CENGKEH (Syzygium Aromaticum L) DI DESA TANAH MEA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Sifat kimia tanah merupakan faktor penentu utama pertumbuhan tanaman, ketersediaan unsur hara, dan produktivitas lahan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kimia tanah pada sistem penggunaan lahan agroforestri dan monokultur cengkeh (Syzygium aromaticum L) di Desa Tanah Mea, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan pengambilan sampel tanah komposit pada kedalaman 0–20 cm dari plot berukuran 20m × 20m. Parameter yang dianalisis meliputi pH, N-total, C-organik, P-total, dan Kapasitas Tukar Kation (KTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanah pada lahan Agroforestri memiliki kondisi kimia tanah sebagai berikut; pH (H?O) 4,14, N-total 0,13%, C- Orgnik 1,61, P-total 7,05 mg/100g, dan KTK 19,64 cmol(+)kg?¹. Tanah pada lahan Monokultur Cengkeh, pH(H?O) sebesar 4,50, N-total yakni 0,17% , C-Organik 1,92%, P-total sebesar 12,59 mg/100g dan KTK 23,47 cmol(+)kg?¹. Data penelitian ini menunjukkan bahwa lahan Monokultur Cengkeh memiliki nilai yang lebih tinggi untuk N-total, C-Organik, P-total, dan KTK. Namun, kedua lahan tersebut sama-sama menghadapi masalah utama, yaitu tingkat kemasaman tanah (pH) yang sangat tinggi, yang menjadi faktor pembatas utama dalam ketersediaan unsur hara dan kesuburan tanah.
Kata kunci: Kimia Tanah, Agroforestri, Monokultur, Cengkeh
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:42 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:42 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156289 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

