AULIA DINIL KHAIR (2026) Hubungan Kebisaan Makan Jajanan Manis Berdasarkan Theory Of Planned Behavior Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Mahasiswa Non Kesehatan Di Universitas Tadulako. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Peningkatan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula pada usia muda berpotensi meningkatkan risiko hiperglikemia dan diabetes melitus. Perilaku konsumsi tersebut dapat dijelaskan melalui Theory of planned behavior (TPB) yang menekankan peran sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam membentuk niat dan perilaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komponen TPB dengan niat, kebiasaan konsumsi jajanan manis, dan kadar gula darah sewaktu pada mahasiswa non-kesehatan di Universitas Tadulako. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif non-kesehatan Universitas Tadulako tahun akademik 2024/2025 sebanyak 30.000 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 96 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis TPB dengan skala Likert, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai kebiasaan konsumsi jajanan manis, serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap tinggi (88,54%), norma subjektif tinggi (86,5%), kontrol diri tinggi (98%), niat tinggi (54,2%), dan kebiasaan konsumsi jajanan manis tinggi (54,17%). Sebagian besar responden juga memiliki kadar gula darah sewaktu kategori normal (84,38%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan niat (r=0,680; p=0,001), norma subjektif dengan niat (r=0,464; p<0,001), kontrol diri dengan niat (r=0,576; p<0,001), serta niat dengan kebiasaan konsumsi jajanan manis (r=-0,209; p=0,041). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi jajanan manis dengan kadar gula darah sewaktu (r=0,102; p=0,676). Disimpulkan bahwa komponen Theory of planned behavior berhubungan dengan pembentukan niat konsumsi jajanan manis, dan niat berhubungan dengan kebiasaan konsumsi jajanan manis. Namun, kebiasaan konsumsi jajanan manis tidak berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu pada mahasiswa non-kesehatan Universitas Tadulako. Diperlukan intervensi promotif dan preventif berbasis perilaku untuk meningkatkan kesadaran dan pengendalian konsumsi gula pada mahasiswa.
Kata kunci: gula darah sewaktu, jajanan manis, kebiasaan konsumsi, niat, Theory of planned behavior
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:27 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:27 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156319 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

