PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ALPUKAT (Persea Americana Mill) DI LAPANGAN

MOHAMMAD IBRAHIM (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ALPUKAT (Persea Americana Mill) DI LAPANGAN. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

MOHAMMAD IBRAHIM-L131 22 145. Pengaruh Pemberian Pupuk Padat Dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Alupkat (Persea americana Mill) Di Lapangan Di Bimbing oleh Ibu Zulkaidhah dan Ibu Rahmawati.

Alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis tinggi. Pertumbuhan bibit alpukat sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara dan kondisi media tanam. Pada lahan yang mengalami degradasi dan penurunan kesuburan tanah, pertumbuhan bibit alpukat dapat terhambat sehingga diperlukan upaya pemupukan untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit. Salah satu alternatif yang dapat digunakan yaitu pupuk organik berupa pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC). Kombinasi kedua jenis pupuk tersebut diharapkan. mampu memperbaiki sifat tanah sekaligus menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos, pupuk organik cair, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit alpukat (Persea americana Mill.). Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Maret sampai Juni 2026 di Desa Balongga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu pupuk kompos terdiri atas KO tanpa kompos, K1 kompos 50 g. dan K2 kompos 100 g. Faktor kedua yaitu pupuk organik cair terdiri atas C1 POC 25 ml +975 ml air dan C2 POC 50 ml +950 ml air. Terdapat 6 kombinasi perlakuan dengan 5 kali ulangan sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, dan nilai kekokohan bibit. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos maupun pupuk organik cair secara tunggal tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, dan nilai kekokohan bibit alpukat. Interaksi antara pupuk kompos dan pupuk organik cair juga tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi, diameter batang, dan nilai kekokohan bibit. Namun, interaksi kedua perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertambahan jumlah daun bibit alpukat. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada K2C1 (kompos 100 g dan POC 25 ml) dengan rata-rata pertambahan jumlah daun tertinggi sebesar 18,2 helai.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 14 Jul 2026 05:06
Last Modified: 14 Jul 2026 05:06
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156339
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item