SITTI ADRIYANTI (2026) SIFAT FISIKA TANAH PADA PENGGUNAAN LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis Quineensis Jacq) DI DESA BENGGAULU, KECAMATAN DAPURANG, KABUPATEN PASANGKAYU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman industri penghasil minyak nabati dan bahan baku energi yang memiliki posisi strategis dalam sektor pertanian Indonesia. Tingginya produktivitas dan nilai ekonomi per satuan luas lahan menjadikan kelapa sawit berperan penting dalam perekonomian nasional, sehingga mendorong pengembangan dan perluasan areal perkebunan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Keberhasilan budidaya kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya tanah dan iklim. Tanah sebagai media tumbuh berperan dalam menyediakan air, unsur hara, serta ruang bagi perkembangan sistem perakaran, sehingga sifat fisika tanah menjadi faktor penting dalam menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan sifat fisika tanah pada lahan perkebunan kelapa sawit dengan umur tanaman 2 tahun, 8 tahun, dan 15 tahun, serta menganalisis pengaruh perbedaan umur tanaman terhadap kondisi sifat fisik tanah di Desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dengan teknik stratified random sampling berdasarkan umur tanaman. Parameter sifat fisika tanah yang diamati meliputi tekstur tanah, kandungan C-organik, warna tanah, konduktivitas hidrolik jenuh (permeabilitas), bobot isi tanah, dan kadar air kapasitas lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik tanah pada lokasi penelitian didominasi oleh fraksi halus, yaitu debu dan liat. Tekstur tanah pada umur tanaman 2 tahun dan 8 tahun tergolong liat, sedangkan pada umur tanaman 15 tahun mengalami pergeseran menjadi lempung liat berdebu. Kandungan C-organik tanah bervariasi dari sangat rendah hingga sedang dan cenderung meningkat seiring bertambahnya umur tanaman. Warna tanah menunjukkan variasi dari sangat gelap hingga lebih terang, yang mencerminkan perbedaan kandungan bahan organik dan kondisi aerasi tanah. Nilai permeabilitas tanah tergolong sangat lambat hingga agak lambat, bobot isi tanah berada pada kategori sangat ringan hingga ringan, serta kadar air kapasitas lapang berkisar dari sedang hingga sangat tinggi. Secara keseluruhan, perbedaan umur tanaman kelapa sawit berpengaruh terhadap perubahan sifat fisika tanah, terutama pada tekstur tanah, kandungan bahan organik, kemampuan tanah dalam meloloskan air, dan kemampuan tanah dalam menahan air, yang menjadi dasar penting dalam pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:25 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:25 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156412 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

