FIQHI HEDIAWAN (2026) EVALUASI PENGGUNAAN INULIN DAN MULTIENZIM DALAM PAKAN AYAM RAS LOHMAN BROWN TERHADAP PERFORMA PRODUKSI, KUALITAS FISIK TELUR DAN KADAR AMONIA EKSKRETA. Magister thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Ayam ras petelur merupakan sektor penting dalam penyediaan protein hewani sebagai penghasil telur, namun peningkatan produksi seringkali disertai dengan peningkatan pakan dan dampak lingkungan. Peningkatan performa produksi, kualitas fisik telur dan kadar amonia ekskreta dilakukan dengan menambahkan inulin dan multienzim dalam pakan sebagai imbuhan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh interaksi penggunaan inulin dan multienzim dalam pakan terhadap performa produksi telur, kualitas fisik telur, dan kadar amonia ekskreta. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan menggunakan ayam ras Lohman Brown umur 70 minggu sebanyak 192 ekor. Penelitian didesain mengggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 2 faktor
(3 x 4) dengan 4 ulangan. Faktor pertama terdiri dari 3 level inulin dalam pakan(I1= 0%; I2=0,75%; I3=1,5%) dan faktor ke dua 4 level multienzim dalam pakan (M1=0%; M2=0,05%; M3=0,10%; M4=0,15%). Variabel yang diamati performa produksi (konsumsi ransum, konversi ransum, dan produksi telur (HDP), kualitas fisik telur (bobot telur, indeks telur, indeks warna kuning telur, komposisi putih telur, komposisi kuning telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, komposisi kerabang, nilai haugh unit, pH telur) dan kadar amonia dan pH ekskreta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara inulin dan
multienzim yang memberikan efek signifikan, terdapat pada variabel: indeks telur (tertinggi I2M1 dengan nilai 0,83), indeks putih telur (tertinggi I1M4 dengan nilai 0,22), dan indeks kuning telur (tertinggi I2M1 dengan nilai 0,63). Penggunaan faktor tunggal inulin dalam pakan ayam petelur Lohman Brown yang memberikan efek signifikan, terdapat pada variabel : komposisi kuning telur
(tertinggi I2 dengan nilai 24,20%), kerabang (tertinggi I3 dengan nilai 12,57%), indeks putih telur (tertinggi I1 dengan nilai 0,13), indeks kuning telur (tertinggi I2 dengan nilai 0,59), dan kadar amonia ekskreta (terendah I3 dengan nilai 0,25 ppm). Penggunaan faktor tunggal multienzim dalam pakan ayam petelur Lohman Brown yang memberikan efek signifikan, terdapat pada variabel: konsumsi ransum (tertinggi M3 dengan nilai 3.183,40 g), indeks telur (tertinggi M1 dengan nilai 0,79) , komposisi kuning telur (tertinggi M3 dengan nilai 25,72%),komposisi putih telur (tertinggi M2 dengan nilai 63,92%), indeks putih telur (tertinggi M4 dengan nilai 0,13), nilai HU. Kesimpulan bahwa penggunaan 1,5% inulin dan 0,5% multienzim dalam pakan dapat menurunkan kadar amonia dan meningkatkan performa produksi dan kualitas fisik telur.
Kata kunci: Inulin, multienzim, ayam Ras Lohman Brown, performa produksi, kualitas fisik telur, kadar amonia ekskreta
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 07:36 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 07:36 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156445 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

