I KADEK VERDY SUGANDI (2026) “ANALISIS DEFORMASI LERENG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA PADA RUAS JALAN TAWAELI- TOBOLI KM 28±552 ”. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ANALISIS DEFORMASI LERENG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA PADA RUAS JALAN TAWAELI TOBOLI KM 28 ± 552
I Kadek Verdy Sugandi, Sriyati Ramadhani, Martini
ABSTRAK
Deformasi lereng merupakan pergerakan atau perubahan massa tanah oleh pengaruh beban, kondisi geometri lereng maupun tekanan air pori, akibat pengaruh curah hujan tinggi dan gempa dapat menjadi faktor pemicu terjadinya tanah longsor. Lokasi penelitian berada pada ruas jalan Tawaeli–Toboli yang memiliki kondisi lereng cukup curam dan aktivitas kendaraan yang tinggi, tepatnya pada KM 28+552. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deformasi dan faktor keamanan (FK) lereng menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) dengan bantuan perangkat lunak Rocscience RS2 yang didukung oleh data geolistrik untuk mengetahui kondisi bawah permukaan lereng. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, tanah pada lokasi penelitian didominasi oleh pasir berlanau atau pasir berlempung (SP-SM). Hasil uji geolistrik menunjukkan bahwa lapisan permukaan lereng tersusun atas material tanah dengan nilai resistivitas yaitu 11-221 ?m, sedangkan pada bagian lebih dalam terdapat lapisan batuan. Lapisan batuan tersebut diinterpretasikan sebagai batuan gneis atau batuan metamorf yang bersifat lebih keras dan kompak. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting diperoleh deformasi sebesar 0,19-0,38 m dengan nilai FK sebesar 1,46-1,94 merujuk SNI 8460:2017 sehingga lereng masih tergolong stabil. Pada kondisi hujan, deformasi meningkat menjadi 0,29-1,18 m dengan nilai FK menurun menjadi 0,96-1,32. Pada kondisi gempa, deformasi sebesar 0,79-1,48 m dengan nilai FK 0,81-0,98. Sementara itu, pada kondisi kombinasi gempa dan hujan diperoleh deformasi terbesar sebesar 0,99-1,68 m dengan nilai FK paling rendah sebesar 0,51-0,67. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa nilai kohesi dan sudut gesek dalam yang lebih tinggi menghasilkan faktor keamanan yang lebih besar dan deformasi yang lebih kecil, sedangkan faktor eksternal berupa hujan dan gempa menyebabkan peningkatan deformasi serta penurunan faktor keamanan lereng. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kombinasi gempa dan hujan memberikan pengaruh terbesar terhadap penurunan kestabilan lereng.
Kata Kunci : Kestabilan, Lereng, Deformasi, Faktor Keamanan, Geolistrik, Rocscience.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil T Technology > Teknik Sipil |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 04:22 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 04:22 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156475 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

