INSIDEN INFEKSI LUKA OPERASI PADA PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS CEFTRIAXONE DIBANDINGKAN DENGAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS CEFOTAXIME PADA PASIEN OPERASI APPENDIKTOMI

I PUTU KUSUMA WIJAYA (2026) INSIDEN INFEKSI LUKA OPERASI PADA PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS CEFTRIAXONE DIBANDINGKAN DENGAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS CEFOTAXIME PADA PASIEN OPERASI APPENDIKTOMI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pendahuluan: Apendisitis merupakan salah satu penyebab nyeri abdomen akut
yang paling sering memerlukan tindakan apendektomi. Salah satu komplikasi
pascaoperasi yang masih sering terjadi adalah infeksi luka operasi (ILO).
Pemberian antibiotik profilaksis seperti ceftriaxone dan cefotaxime bertujuan untuk
menurunkan risiko terjadinya ILO pada pasien yang menjalani apendektomi.
Tujuan: Mengetahui perbedaan kejadian infeksi luka operasi pada pasien
apendektomi yang mendapatkan antibiotik ceftriaxone dibandingkan cefotaxime di
Rumah Sakit Madani.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pasien
pascaapendektomi yang mendapatkan antibiotik ceftriaxone atau cefotaxime pada
periode 2022–2024 dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis
pasien dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test
Hasil: Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 pasien, yang terdiri dari 22
pasien 37,3% menerima antibiotik cefotaxime dan 37 pasien 62,7% menerima
ceftriaxone. Dari seluruh pasien, sebanyak 8 pasien 13,6% mengalami infeksi luka
operasi ILO, sedangkan 51 pasien 86,4% tidak mengalami ILO. Pada kelompok
cefotaxime, kejadian ILO ditemukan pada 9,1% pasien, sedangkan pada kelompok
ceftriaxone sebesar 16,2%. Hasil uji Fisher's Exact menunjukkan nilai p = 0,697 p
> 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan cefotaxime dan ceftriaxone dalam mencegah infeksi luka operasi pada pasien
apendektomi.
Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan
ceftriaxone dan cefotaxime terhadap kejadian infeksi luka operasi pada pasien
apendektomi di Rumah Sakit Madani. Kedua antibiotik menunjukkan efektivitas
yang sebanding dalam pencegahan infeksi luka operasi.
Kata Kunci: Apendektomi, Cefotaxime, Ceftriaxone, Infeksi Luka Operasi,
Antibiotik Profilaksis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kedokteran > Kedokteran
R Medicine > Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kedokteran
Date Deposited: 21 Jul 2026 06:56
Last Modified: 21 Jul 2026 06:56
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156577
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item