KAJIAN KRIMINOLOGIS TERHADAP RESIDIVIS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI LAPAS KELAS IIA PALU

-, Rachel Amira Ibrahim (2026) KAJIAN KRIMINOLOGIS TERHADAP RESIDIVIS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI LAPAS KELAS IIA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Rachel Amira Ibrahim, D 101 21 225, Kajian Kriminologis Terhadap Residivis
Penyalahgunaan Narkotika Lapas Kelas IIA Palu, Pembimbing I: H.
Amiruddin Hanafi, Pembimbing II: Vivi Nur Qalbi.
Penelitian ini dikaji dalam perspektif kriminologi dengan membahas faktor
penyebab serta upaya penanggulangan residivisme penyalahgunaan narkotika di
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu. Fenomena pengulangan tindak pidana
penyalahgunaan narkotika menunjukkan bahwa program pembinaan di lembaga
pemasyarakatan belum sepenuhnya efektif dalam mencegah terjadinya residivisme.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan
terjadinya residivisme penyalahgunaan narkotika serta upaya penanggulangan yang
dilakukan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi
terjadinya residivisme penyalahgunaan narkotika, yaitu faktor lingkungan sosial,
faktor keluarga, dan faktor ekonomi. Faktor lingkungan sosial merupakan faktor
yang paling dominan, yang ditandai dengan pengaruh lingkungan pergaulan
sebelumnya, teman sebaya, serta kemudahan akses terhadap narkotika. Dalam
perspektif kriminologi, kondisi tersebut berkaitan dengan Teori Asosiasi Diferensial
yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang dipelajari melalui proses interaksi
sosial. Faktor keluarga ditunjukkan melalui kurangnya dukungan emosional,
hubungan keluarga yang tidak harmonis, serta rendahnya penerimaan terhadap
mantan narapidana. Sementara itu, faktor ekonomi terlihat dari kesulitan
memperoleh pekerjaan dan tekanan kebutuhan hidup yang mendorong individu
kembali melakukan penyalahgunaan narkotika.
Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA
Palu meliputi upaya pre-emtif melalui pembinaan mental dan spiritual, upaya
preventif melalui rehabilitasi sosial dan pelatihan keterampilan, serta upaya represif
melalui pengawasan, razia kamar hunian, pelaksanaan tes urine, dan penegakan
disiplin. Namun, efektivitas upaya tersebut masih terbatas karena adanya kendala
berupa keterbatasan fasilitas, belum optimalnya pelaksanaan rehabilitasi medis,
serta kurangnya tenaga konselor adiksi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan
program pembinaan dan peningkatan kerja sama antarinstansi terkait guna
mencegah residivisme penyalahgunaan narkotika secara lebih efektif.

Kata Kunci: Kriminologi, Penyalahgunaan Narkotika, Residivis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Depositing User: Bayu Anggara Permana
Date Deposited: 22 Jul 2026 05:30
Last Modified: 22 Jul 2026 05:30
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156619
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item