-, RUCHIYAT MUBARAK (2026) KUAT GESER TANAH BERAKAR SERABUT VEGETASI PAKIS YANG DIPENGARUHI NILAI APPAREN’T COHESION (c’R). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Salah satu alternatif perbaikan lereng adalah dengan memanfaatkan vegetasi sebagai perkuatan
alami. Upaya stabilisasi lereng dengan metode vegetatif dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan
metode struktural. Vegetasi dengan sistem akar serabut memiliki kemampuan yang lebih baik dalam
memperkuat tanah pada lapisan permukaan. Salah satu jenis vegetasi yang memiliki sistem akar serabut
adalah tanaman pakis (Pteridophyta), yang banyak ditemukan di daerah tropis termasuk di sekitar ruas jalan
Tawaeli–Toboli. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh akar serabut pakis dapat
berkontribusi dalam kestabilan lereng dan memahami Nilai Apparent Cohesion (c’R) terhadap kuat geser
tanah. Sampel tanah tidak terganggu diambil dari enam lokasi berbeda yang ditumbuhi vegetasi pakis
dengan kedalaman 20 cm. Pengujian laboratorium meliputi uji sifat fisik tanah meliputi analisis saringan,
analisis hidrometer, uji plastisitas, kadar air, uji berat jenis tanah dan berat isi, uji kuat tarik akar terhadap
10 sampel akar, dan uji geser langsung pada tanah berakar dan tanpa akar menggunakan variasi beban 3 kg,
6 kg, dan 9 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran akar vegetasi pakis meningkatkan, kohesi
tanah tanpa akar dari 0,53–13,89 kN/m2 menjadi 1,58–23,47 kN/m2 tanah dengan akar dengan peningkatan
rata-rata sebesar 84,79% dengan sudut gesek antara 23,91°–32,35° menjadi 29,68°–38,14° tanah dengan
akar diperoleh peningkatan rata-rata 27,15%. Parameter kuat geser tanah meningkat dari 20,31–28,92
kN/m2 menjadi 26,11–44,52 kN/m2 dengan peningkatan rata-rata hingga 42,81%. Nilai Apparent Cohesion
(c'R) yang dihitung dari uji kuat tarik akar berkisar antara 19,04–53,84 kN/m2 sementara itu, Nilai c'R yang
dianalisis dari uji geser langsung berdasarkan nilai penambahan kohesi (Δc) sebesar 21,36-38,50 kN/m2.
Perbedaan nilai c'R pada kedua uji disebabkan oleh orientasi akar yang berbeda. Pada uji geser langsung,
akar memiliki orientasi yang bervariasi ada yang searah dan ada yang tegak lurus terhadap gaya geser.
Sedangkan pada uji kuat tarik, arah gaya searah dengan orientasi akar, sehingga seluruh akar dapat
berkontribusi secara maksimal dalam menahan gaya tarik.
Kata Kunci : Kuat Geser, Kohesi, Sudut Gesek, Apparent Cohesion, Akar Serabut, Vegetasi, Pakis
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil T Technology > Teknik Sipil |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Bayu Anggara Permana |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:36 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:36 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156695 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

